Kata AP I Atas Pemukulan Driver Taksi Online di Bandara Adisutjipto

Ristu Hanafi - detikNews
Jumat, 01 Jun 2018 19:54 WIB
General Manager PT AP I Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama. Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Sleman - PT Angkasa Pura (AP) I Yogyakarta angkat bicara terkait insiden pemukulan driver taksi online di Bandara Internasional Adisutjipto, Kamis (31/5) malam.

Melalui keterangan tertulis yang diterima detikcom, General Manager PT AP I Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama mengimbau kepada seluruh pihak terkait serta masyarakat untuk lebih bijak dalam menanggapi kejadian pengemudi taksi online dan konvensional di bandara tersebut.

Agus menjelaskan pada pukul 21.00 WIB, tadi malam, pengemudi taksi online didapati oleh pengemudi taksi konvensional yang berusaha di bandara, menaikkan penumpang di area drop zone Parkir Utara Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta. Petugas Aviation Security (Avsec) yang bertugas kemudian mendapati kondisi tersebut dan selanjutnya membawa pengemudi taksi online untuk dimintai pernyataan sebagaimana prosedur yang berlaku.

"Ini sudah kesekian kalinya, didapati pengemudi taksi online yang menaikkan penumpang di bandara. Tercatat dalam 3 bulan terakhir, yaitu bulan Maret sampai dengan Mei, terdapat 60 taksi online yang menaikkan penumpang di area bandara," jelas Agus, Jumat (1/6/2018).


Pandu menyebut hal ini dapat berpotensi menimbulkan situasi yang tidak kondusif dalam menjalankan kegiatan usaha di bandara khususnya terkait dengan kegiatan usaha land transportation. Mengingat untuk berkegiatan usaha di bandara, ada proses yang harus dilalui sesuai dengan prosedur yang berlaku di bandara.

"Namun, kami juga turut mengimbau kepada seluruh mitra usaha di bandara untuk turut menjaga kondusifitas kegiatan usaha di bandara. Kami selaku pengelola Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta bersama Pangkalan TNI AU Adisutjipto berupaya untuk terus menjaga kondusifitas di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta demi kenyamanan dan keamanan pengguna jasa bandara," tegasnya.


Pandu mengajak seluruh pihak terkait serta masyarakat untuk dapat menanggapi permasalahan ini dengan bijak.

"Setiap proses yang perlu dijalankan, bersama-sama akan kita monitor dan tangani secara serius, namun, menyambut momen Lebaran yang tidak lama lagi, mari kita semua fokus untuk menciptakan suasana yang kondusif," imbuhnya. (sip/sip)