ADVERTISEMENT

Penyebab Pemukulan Driver Taksi Online di Yogya Versi Kuasa Hukum

Ristu Hanafi - detikNews
Jumat, 01 Jun 2018 19:10 WIB
Insiden pemukulan driver taksi online di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta. Foto: Tangkapan Video di Instagram Lambe Turah
Sleman - Sebanyak 6 orang driver taksi online dari komunitas 112 Yogya disebut menjadi korban pemukulan di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Kamis (31/5) malam. Kuasa hukum 6 driver online tersebut, Purnomo Susanto, menyebut pelaku pemukulan diduga oknum TNI AU dan sopir taksi konvensional.

"Sekitar pukul 20.00 WIB, driver online bernama Aditya mengantar seorang customer dari Kotagede karena barang bawaannya tertinggal di Bandara Adisucipto. Karena sudah langganan maka diantar ke tempat parkir timur Bandara Adisutjipto. Saat itu posisi driver offline," kata Purnomo, ketika mendatangi kantor PT Angkasa Pura I Yogyakarta, Jumat (1/6/2018).

Ketika penumpang itu telah mengambil tas dan kembali masuk ke mobil, tiba-tiba didatangi sopir taksi konvensional yang beroperasi di Bandara Adisutjipto.

"Tahu Aditya driver online, dibawa sopir taksi bandara ke kantor dan dimintai kartu identitasnya. Tapi ditolak karena merasa tidak berwenang meminta kartu identitas," jelasnya.


Dilanjutkannya, sopir taksi bandara tersulut emosi dan memukul wajah, kepala, dan punggung Aditya. "Yang mukul itu sopir taksi bandara, jumlahnya banyak," sebut Purnomo.

Setelah itu, korban memberitahu rekan-rekannya sesama driver online dan datang 5 rekan korban yang berusaha memediasi korban dengan para sopir taksi bandara.


"Saat itu rekan driver online ada yang merekam video, tapi suasana jadi ricuh. 2 driver online, Mas Manto dan Joko kena pukulan dari oknum TNI AU, satu orang," terangnya.

Setelah insiden tersebut, pihaknya melapor ke Polda DIY dan siang tadi juga melapor ke POM TNI AU Lanud Adisutjipto atas dugaan pengeroyokan. (sip/sip)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT