DetikNews
Rabu 02 Mei 2018, 19:31 WIB

Dalami Kasus Bocah Dihukum Mandi Oli Bekas, ORI Gandeng Polisi

Usman Hadi - detikNews
Dalami Kasus Bocah Dihukum Mandi Oli Bekas, ORI Gandeng Polisi Bocah yang dihukum mandi oli bekas di Sleman. Foto: Screenshot
Sleman - Ombudsman RI (ORI) Perwakilan DIY mendalami kasus bocah dihukum mandi oli bekas di Sleman. Untuk itu ORI menjalin koordinasi dengan polisi.

"Kami sedang berkoordinasi dengan pihak Polres Sleman," jelas Koordinator Bidang Penyelesaian Lapangan ORI Perwakilan DIY, Nugroho Andriyanto melalui pesan singkat yang diterima detikcom, Rabu (2/5/2018).

Nugroho mengatakan, pihaknya sedang berupaya menggali informasi lebih detail di Polres Sleman. Untuk itu, pihaknya sedang berupaya bertemu langsung dengan penyidik.

"Sementara kami masih fokus (mendalami kasus) ke polres," ungkapnya.


Sementara Kepala ORI Perwakilan DIY, Budhi Masthuri menjelaskan, memang pihaknya ingin mendalami kasus tersebut. Sebab, meski pelaku sudah meminta maaf namun bukan berarti kasus tersebut selesai di mata hukum.

"Langkah penindakan dan pencegahan apa yang sudah dilakukan (kepolisian) sebagai bentuk kewajiban memberikan pelayanan penegakan hukum kepada masyarakat," katanya.


Oleh karenanya, ORI Perwakilan DIY ingin mengumpulkan data awal dan meminta keterangan ke polisi terkait kasus tersebut. Harapannya, kepolisian benar-benar memberikan pelayanan penegakan hukum ke masyarakat.

Sebelumnya, seorang bocah laki-laki di Sleman dihukum mandi oli bekas oleh pemilik bengkel. Penyebabnya, bocah tersebut dituduh hendak mencuri onderdil di bengkel milik pelaku.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed