Pelaku Penyerangan Gereja Lidwina Sleman Minta Maaf ke Korban

Ristu Hanafi - detikNews
Kamis, 19 Apr 2018 16:31 WIB
Pelaku dalam pengawalan ketat. (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)
Sleman - Polisi menghadirkan Suliyono, pelaku penyerangan Gereja Katolik Santa Lidwina Bedog, Gamping, Sleman, saat proses rekonstruksi pagi tadi. Suliyono sempat menyampaikan permintaan maaf kepada korban yang juga mengikuti rekonstruksi.

"Tadi (Suliyono) sempat meminta maaf ke korban," kata Ketua Tim Kuasa Hukum Gereja Lidwina, Sukiratnasari, Kamis (19/4/2018).

Suliyono menyampaikan maaf dengan ucapan dan gestur tubuh seusai melakukan adegan rekonstruksi bersama dua orang korban di luar dan di dalam gereja.

"Ucapannya lirih, suaranya tidak keras. Ke Pak Parmadi dan Pak Yohanes," jelas Sukiratnasari.


Salah satu anggota Tim Kuasa Hukum Gereja Lidwina, Ndaru Supriyono, juga menegaskan adanya permintaan maaf ini menunjukkan itikad baik dari pelaku.

"Iya tadi meminta maaf, artinya ada itikad baik dari pelaku untuk meminta maaf," ujarnya.


Tercatat ada dua saksi dan lima korban yang diikutan dalam rekonstruksi di Gereja Lidwina. Mereka didampingi tim trauma healing yang dibentuk pihak gereja. Sempat muncul rasa takut dan tegang saat korban mengikuti rekonstruksi.

"Tadi pas rekonstruksi sempat takut dan tegang, tim trauma healing masih melakukan pendampingan. Sebelum rekonstruksi dilakukan latihan dulu karena memang sudah ada pemberitahuan sebelumnya. Hari ini juga terus didampingi, diyakinkan pedang yang dipakai (dalam rekonstruksi) hanya terbuat dari kertas, kita relaksasi emosi dan psikologisnya," imbuh Sukiratnasari. (mbr/mbr)