DetikNews
Senin 12 Maret 2018, 14:20 WIB

Melihat Cerianya Anak-anak Outbond Sebelum Tank Tenggelam di Purworejo

Rinto Heksantoro - detikNews
Melihat Cerianya Anak-anak Outbond Sebelum Tank Tenggelam di Purworejo Salah satu kegiatan para siswa TK dan PAUD sebelum kecelakaan tank terjadi. Foto: Dok Ana Rahayu Safitri
Purworejo - Musibah kecelakaan tank yang mengangkut siswa PAUD Ananda di aliran Sungai Bogowonto, Purworejo, Jawa Tengah mengakibatkan nyawa 2 orang melayang. Sebelum terjun ke sungai, para siswa mengikuti kegiatan outbond dengan riang gembira. Lalu seperti apa keceriaan itu?

Pagi itu, Sabtu (10/3) seluruh rombongan TK dan PAUD di bawah gugus Cempaka tiba di markas Yonif 412 pada pukul 08.00 WIB. Setelah berkeliling markas dan mencoba naik simulator helikopter, anak-anak tersebut kemudian mengikuti outbond di bawah arahan anggota TNI dengan penuh suka cita.

"Ya pas ikut tadinya seneng rame-rame, baru pertama ikut," tutur korban selamat, Anindia Fauziah (3,5) yang ditemui detikcom di RS dr Tjitro Wardojo, Senin (12/3/2018).

Sementara itu Ana Rahayu Safitri (25) ibunda dari korban Anindia Fauziah yang saat itu ikut mendampingi anaknya tidak mau ketinggalan momen tersebut. Beberapa foto sempat ia ambil dengan ponselnya untuk mengabadikan kegiatan outbond tersebut.

Siswa-siswi TK dan PAUD yang mengikuti outbond sebelum kecelakaan tank terjadi.Siswa-siswi TK dan PAUD yang mengikuti outbond sebelum kecelakaan tank terjadi. Foto: Dok Ana Rahayu Safitri

"Ya asyik, lucu, anak-anak pada belepotan, suruh merayap ala tentara, ada yang terjatuh ke air juga saat meniti makanya saya foto-foto," kata Ana yang duduk sambil menunggu anaknya yang masih terbaring di rumah sakit, Senin (12/3/2018).



Usai kegiatan outbond, rombongan anak-anak tersebut diajak menaiki tank yang kemudian menyeberangi Sungai Bogowonto yang tak jauh dari arena outbond. Nahas, saat menyeberang sungai, salah satu tank yang mengangkut rombongan anak-anak dari PAUD Ananda termasuk Ana dan Anaknya tenggelam.

Siswa-siswi TK dan PAUD yang mengikuti outbond sebelum kecelakaan tank terjadi.Siswa-siswi TK dan PAUD yang mengikuti outbond sebelum kecelakaan tank terjadi. Foto: Dok Ana Rahayu Safitri

"Saya nggak nyangka lho mas, tak kirain cuma suruh foto-foto sama tank aja nggak disuruh naik, lha kok habis itu disuruh naik dan nyebrang sungai. Katanya sih aman-aman saja, tapi ternyata tenggelam," lanjutnya.


Setelah kejadian, baru Ana menyadari bahwa kegiatan yang diikuti oleh puluhan anak-anak termasuk anaknya itu sangat berbahaya. Kegiatan outbond ala pelatihan militer dan penyeberangan sungai tanpa alat pelampung harusnya tidak diikuti oleh anak-anak seusia mereka. Ia berharap kejadian serupa tidak akan terulang kembali

"Setelah berpikir ya baru sadar, itu pelatihan juga menurut saya terlalu berat apalagi itu arena militer bukan tempat bermain anak-anak. Ya semoga ke depan tidak ada lagi peristiwa seperti ini, agar pihak terkait lebih berhati-hati jangan ambil risiko," pungkasnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed