DetikNews
Jumat 23 Februari 2018, 19:36 WIB

Curah Hujan Tinggi, Longsor Terjadi di Sejumlah Titik di Boyolali

Ragil Ajiyanto - detikNews
Curah Hujan Tinggi, Longsor Terjadi di Sejumlah Titik di Boyolali Petugas membersihkan material longsor di Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Boyolali - Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tanah longsor di 2 titik di Jalan Boyolali-Magelang, wilayah Boyolali. Longoran tidak sampai menutup total akses jalan di jalur wisata Solo-Selo-Borobudur (SSB) tersebut.

Selain di jalur SSB tersebut, longsor juga menimbun jalan Cepogo-Ampel. Pondasi dan pagar kantor Balai Desa Genting, Kecamatan Cepogo juga dilaporkan ambrol.

"Longsor di jalur SSB ada 2 titik, di wilayah Desa Genting (Kecamat Cepogo). Namun tidak sampai menutup total akses jalan. Ini saya sedang cek ke lokasi," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Bambang Sinungharjo saat dihubungi wartawan Jumat (23/2/2018).

Tebing di kanan atau kiri jalan tersebut longsor ke jalan. Di Desa Genting, Kecamatan Cepogo, material tanah yang longsor juga menutup saluran sehingga air meluber ke jalan dan masuk ke halaman balai desa setempat. Akibatnya, air menggerus sekitar talud sehingg pondasi talud beserta pagar di atasnya ambruk.

Longsor di jalan tersebut menutup separuh jalan dan menyebabkan arus lalu lintas Boyolali-Magelang terganggu. Pengguna jalan harus hati-hati karena jalan licin dan harus melintas bergantian di lokasi longsor.

Tim reaksi cepat (TRC) BPBD Boyolali dan Tim SAR Polres Boyolali langsung mendatangi lokasi longsor. Mereka bersama warga bergotong royong menyingkirkan material tanah dan lumpur yang menutup akses jalan. Menggunakan sekop dan cangkul, material tanah ditarik ke pinggir jalan.

Kapolsek Selo, Iptu Margono, menambahkan tebing tanah longsor di Dukuh Sepandan Wetan, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo mengenai rumah warga. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Korban jiwa nihil,," dalam pesan pendek kepada detikcom.

Titik bencana lain yakni loneng atau pagar jembatan Kenteng di Desa Jeruk, Kecamatan Selo hanyut terbawa banjir. Hujan deras yang mengguyur wilayah di lereng gunung Merbabu itu membuat jurang itu banjir besar dan banjir meluap hingga di atas jembatan yang menghubungkan dengan wilayah Kecamatan Ampel, Boyolali.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed