DetikNews
Selasa 30 Januari 2018, 15:33 WIB

Rem Blong, Truk Hantam 3 Motor di Pertigaan Hanoman Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rem Blong, Truk Hantam 3 Motor di Pertigaan Hanoman Semarang Kecelakaan truk tabrak motor di Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Truk kontainer mengalami rem blong di Jalan Siliwangi tepatnya pertigaan Hanoman Semarang. Kendaraan tersebut melibas 3 kendaraan roda dua.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dari arah Barat atau Jakarta menuju Kota Semarang, Selasa (30/1/2018). Salah seorang saksi yaitu Munaji (58) yang berkendara motor di belakang truk bernopol B 9893 FXS itu menceritakan peristiwa tersebut.

"Truknya tidak ngerem sama sekali. Lampu remnya tidak menyala. Pas di traffic light nabrak motor di depannya," kata Munaji di lokasi, Selasa (30/1/2018).

Truk tabrak 3 motor di Semarang.Truk tabrak 3 motor di Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom


Ada 3 motor yang dilibas truk tersebut hingga terlindas bahkan terbakar. Kondisi memilukan terlihat karena ada korban seorang ibu yang memeluk anak kecil di kolong bagian depan truk.

Sopir truk yang belum diketahui identitas itu langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian. Munaji sempat melihat sopir keluar dan lari ke arah Barat.

"Sopirnya lari ke arah sana, tidak saya kejar," ujarnya.

Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berusaha melakukan pertolongan. Ibu dan anak kecil yang berada di kolong truk tidak bisa langsung ditolong karena terjepit. Mereka baru bisa dievakuasi setelah truk sedikit diangkat dengan crane.

Ibu yang belum diketahui identitasnya itu mengalami luka parah di kaki karena terjepit. Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan ada 3 motor yang terlibat kecelakaan dan 3 korban luka berat.

"Korban 3 orang di RS Colombia," imbuh Ardi.

Saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dibantu Dinas Perhubungan Kota Semarang. Tiga motor yang dilibas truk yaitu motor bernopol G 4089 MN, H 6730 HQ, dan H 4878 YW yang dikendarai seorang ibu serta anak dan sempat terbakar.

Terkait kondisi rem, lanjut Ardi, pihaknya membenarkan kondisinya yang blong. Namun dia mengatakan bahwa masih dibutuhkan dokumen resmi dan kini sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan.

"Kita koordinasi dengan Dishub untuk menguatkan penyebab sebenarnya. Dugaan sementara ini rem blong," pungkas Ardi.
(alg/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed