DetikNews
Senin 29 Januari 2018, 10:12 WIB

Pria Klaten Ini Meninggal Saat Sumbang Lagu di Kondangan Saudaranya

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Pria Klaten Ini Meninggal Saat Sumbang Lagu di Kondangan Saudaranya Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Klaten - Seorang pria tewas di acara resepsi pernikahan di gedung Wongso Menggolo, Kecamatan Ceper, Klaten. Dia meninggal saat menyumbangkan lagu pada acara resepsi pernikahan anak dari saudaranya.

Hal tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Dikabarkan bahwa orang tersebut meninggal saat asyik menyanyi. Bahkan aksinya sempat direkam oleh istrinya.

Namun dalam video yang tersebar di pesan singkat WhatsApp, pria bernama Haryanto itu tampak sudah terbaring pingsan dan dikerubungi para tamu undangan. Mereka berusaha menolong pria tersebut.

"Benar, itu kejadian Minggu (28/1) siang. Kejadiannya di gedung Wongso Menggolo," kata Kapolsek Ceper, AKP Warsono, melalui telepon, Senin (29/1/2018).

Menurutnya, lelaki tersebut tewas karena penyakit jantung yang diidapnya. Dia menghembuskan napas terakhir di RSI Klaten.

"Memang punya penyakit jantung, sudah ring 4. Setelah itu langsung dibawa ke RSI Klaten. Meninggalnya di rumah sakit," ucapnya.

Salah seorang warga yang juga hadir dalam resepsi menuturkan bahwa lelaki yang mengalami naas tersebut. Lelaki tersebut berasal dari Klaten namun sudah lama tinggal di Jakarta. Dia datang ke Klaten bersama istrinya untuk menghadiri perhelatan pernikahan anak dari kerabatnya itu.

"Saat kejadian dia sedang menyanyi sebuah lagu Barat. Sudah hampir selesai, tiba-tiba dia ambruk. Istrinya yang semula merekam suaminya menyanyi, langsung teriak histeris," ujar sumber detikcom yang enggan disebut namanya.

Ketika kejadian lelaki itu langsung digotong keluar gedung untuk dibawa ke rumah sakit. Beberapa saat kemudian beredar informasi bahwa lelaki itu menghembuskan napas terakhir ketika sampai di rumah sakit.

"Saya tidak tahu pasti penyebabnya apa. Yang saya tahu ketika dia menyanyi seperti tidak ada masalah apa-apa. Bersemangat dan gembira. Tapi memang kemudian ada informasi bahwa Bapak tersebut sudah pernah tiga kali mendapat perawatan khusus karena problem jantung," lanjut sumber tersebut.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed