DetikNews
Senin 18 Desember 2017, 15:31 WIB

Puskesmas Rusak Di Demak

Puskesmas Disebut Seperti Kandang Kambing, Kades: Pelayanannya Mandeg

Wikha Setiawan - detikNews
Puskesmas Disebut Seperti Kandang Kambing, Kades: Pelayanannya Mandeg Penampakan Puskesmas Desa Kedung Mutih, Demak. Foto: Wikha Setiawan/detikcom
Demak - Bangunan puskesmas Desa Kedung Mutih, Kabupaten Demak rusak parah. Kepala Desa setempat, Suhari mengatakan karena kondisi gedung yang rusak maka pelayanan di puskesmas ini sudah mandeg.

"Ya mandeg. Bangunannya tidak bisa dipakai," ujarnya saat ditemui detikcom di balai desa, Senin (18/12/2017).

Saat ditanyai sejak kapan pelayanan puskesmas ini mandeg, Suhari mengaku tak mengetahuinya secara persis.

"Ada satu bidan yang bertugas di situ, tapi tidak bisa memberikan pelayanan dengan baik. Sama saja mandeg," jelasnya.

Ia menambahkan, pengajuan perbaikan puskesmas terakhir dilakukan sekitar kurang dari satu tahun. Sempat mendapat persetujuan Dinas Kesehatan setempat, namun hingga saat ini dana itu belum terealisasi.

"Usulan desa puskesmas akan dipindah ke lokasi madrasah yang lebih aman dari banjir. Namun harus ada uang tukar guling. Kami minta Rp 150 juta itu susah tukar guling sekaligus bangunan. Sempat disetujui Dinkes tapi gagal tanpa alasan yang jelas," lanjutnya.

Warga Desa Kedung Mutih sendiri 4.249 jiwa, terbagi dalam 30 RT dan 3 RW. Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan harus ke puskesmas desa tetangga.

"Jaraknya jauh sampai 7 kilometer," paparnya.


Saat ini, pihaknya telah menganggarkan Rp 10 juta untuk pengadaan pelayanan kesehatan sementara.

"Ada bangunan kosong di balai desa. Nantinya kami sekat untuk pelayanan kesehatan. Sudah kami anggarkan Rp 10 juta. Harapannya segera mendapat perhatian dari pemerintah," kata Suhari.


Salah seorang warga setempat, Limin (30) mengatakan bahwa ada bidan yang kadang masih datang ke puskesmas itu. Namun dia mengaku lupa kapan terakhir bidan tersebut datang ke puskesmas.

"Warga yang mau mendapatkan pelayanan biasanya langsung ke rumah bidannya karena buka praktik sendiri. Atau lebih memilih ke puskesmas desa tetangga," kata Limin.

Detikcom sempat menghubungi bidan yang bertugas di puskesmas tersebut melalui telepon.

"Maaf Mas, saya tidak mau statment soal itu," kata bidan bernama Hesti ini sembari langsung menutup sambungan telepon.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed