Kepala BNN, Komjen Budi Waseso atau Buwas dalam jumpa pers di lokasi kejadian mengatakan lokasi tersebut memproduksi PCC dan pil dextro. Jutaan pil yang menjadi barang bukti merupakan barang siap kirim.
"Sementara diamankan yang ditemukan sudah jadi 13 juta butir," kata Buwas, Senin (4/12/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Ada 11 tersangka yang diamankan dalam penanganan kasus tersebut yang dia ntaranya adalah pelaku utama yaitu Joni. Pelaku juga memiliki gudang di Jalan Gajah Timur Dalam Semarang.
Video bagian dalam rumah yang juga pabrik PCC dan dextro bisa disaksikan di bawah.
Barang bukti yang diamankan 10 item dan 11 pelaku atau tersangka yang kita amankan," tanda Buwas didampingi Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono.
Diketahui pabrik tersebut digerebek BNN hari Minggu (3/12) kemarin sejak pagi hingga sore. Warga sekitar tidak ada yang mengetahui kegiatan di rumah mewah itu karena penyewa yang tertutup dari warga.
Di dalam rumah tersebut ada beberapa bagian mulai dari tempat menyaring bahan, produksi, hingga pengemasan. Di ruang produksi, ada mesin yang bisa membuat 35 butir PCC setiap detik.
"Ini satu hari bisa sampai 9 juta butir," tutur Buwas sambil menunjukkan mesin di dalam pabrik. (alg/sip)