DetikNews
Jumat 24 November 2017, 23:59 WIB

Dua Gamelan Keraton Yogyakarta Dibawa ke Masjid Besar Kauman

Edzan Raharjo - detikNews
Dua Gamelan Keraton Yogyakarta Dibawa ke Masjid Besar Kauman Foto: Edzan Raharjo/detikcom
Yogyakarta - Keraton Yogyakarta menggelar tradisi Miyos Gangsa dalam rangkaian perayaan Sekaten. Dalam tradisi ini dua gamelan pusaka milik keraton dibawa menuju Masjid Besar Kauman Yogyakarta.

Dua perangkat gamelan pusaka Keraton Yogyakarta, yaitu gamelan Kyai Guntur Madu dan Kyai Nogowilogo dibawa dari Bangsal Ponconiti Keraton menuju Pagongan Masjid Besar Kauman.

Gamelan yang ditempat di Pagongan Lor dan Pagongan Kidul ini akan ditabuh atau dibunyikan selama satu minggu hingga pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Gamelan dibunyikan pada jam-jam tertentu pada pagi, siang dan malam.‬

Abdi dalem Krido Mardowo, KRT Waseso Winoto mengatakan gamelan akan ditabuh oleh 16-17 orang abdi dalem. Gamelan pusaka tersebut diletakkan di tempat berbeda. Gamelan Kyai Guntur Madu diletakkan bagian selatan/Pagongan Kidul. Sedangkan Gamelan Kyai Nogowilogo diletakkan di bagian utara/Pagongan Lor.

"Usia gamelan sudah ratusan tahun, dibuat sejak zaman Sri Sultan HB I. Gamelan akan ditabuh oleh para abdi dalem selama satu minggu hingga pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW," kata KRT Waseso Winoto di Bangsal Ponconiti, Keraton, Yogyakarta, Jumat (24/11/2017) malam.
Prajurit keraton mengawal gamelan pusakaPrajurit keraton mengawal gamelan pusaka Foto: Edzan Raharjo/detikcom

Tepat pukul 23.00 WIB, kedua gamelan pusaka tersebut diarak oleh ratusan prajurit keraton menuju masjid Gede. Iring-iringan prajurit yang membawa gamelan dimulai dari bangsal Ponconiti, Sitihinggil Keraton, Alun-alun Utara kemudian masjid Gede Kauman.

"Gamelan akan dibunyikan pada pagi hari pukul 08.00 WIB sampai Dhuhur. Setelah itu hingga menjelang Ashar dan untuk malam hari ditabuh mulai 20.00-24.00 WIB," katanya.

Sebelum pelaksanaan Miyos Gangsa terlebih dulu dilaksanakan tradisi nyebar udhik-udhik oleh kerabat keraton. Tradisi udhik-udhik dengan menyebar uang recehan logam dilaksanakan di Bangsal Ponconiti Keraton Yogyakarta. Putri Keraton Yogyakarta, GKR Mangkubumi menyebar uang recehan dan diperebutkan ribuan warga.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed