DetikNews
Jumat 24 November 2017, 11:01 WIB

Begini Nikmatnya Durian Criwik dari Rembang yang Bikin Nagih

Arif Syaefudin - detikNews
Begini Nikmatnya Durian Criwik dari Rembang yang Bikin Nagih Foto: Arif Syaefudin
Rembang - Durian Criwik, salah satu varian durian lokal asli Rembang yang dapat dengan mudah ditemukan pohonnya di Desa Criwik Kecamatan Pancur, Rembang. Pada masa panen seperti saat ini, durian Criwik merupakan buah yang paling dicari di wilayah Rembang.

Secara fisik, ukuran durian criwik terbilang lebih kecil dibanding durian pada umumnya. Namun, soal bentuk dan warnanya tak jauh berbeda dengan varian durian lainnya. Karena ukurannya yang kecil itulah, harga durian criwik terbilang murah.

Dagingnya berwarna kuning dengan tekstur yang lebih pulen dan tebal jika dibanding dengan daging durian pada umumnya. Rasanya pun terasa lebih manis dan gampang dikenali karena rasa yang khas.

"Bedanya dengan durian lain mungkin dari ukurannya, karena ini kecil. Tapi ketika dibuka, daging buahnya terasa lebih pulen, tidak seperti durian lain yang biasanya lumer. Rasanya ya ada sedikit manis dan lebih enak ini," tutur Edi Sutriyono, wisatawan asal Kudus, Jumat (24/11/17).

Biasanya, warga lebih memilih membeli durian langsung di kebun tempat penanaman pohon yang berada di Desa Criwik Kecamata Pancur, Rembang yang masih kawasan pegunungan Argo, Lasem. Sebab, Desa tersebut berada pada ketinggian, sehingga sembari makan durian akan lebih nikmat sambil memandang pemandangan alam.

Begini Nikmatnya Durian Criwik dari Rembang yang Bikin NagihPengunjung yang menikmati durian di Kecamatan Pancur. Foto: Arif Syaefudin


"Ya lebih enak ketika makan langsung di bawah pohonnya. Karena kebetulan di sini kan suasananya asri dan sejuk. Apalagi ada suguhan pemandangan yang bisa memanjakan mata sembari makan durian bersama keluarga," aku Sarman, warga Desa Leteh Kecamatan kota Rembang.

Karena ukurannya yang kecil, harga dari durian criwik terbilang lebih murah jka dibanding durian pada umumnya. Mulai dari Rp 30 ribu sampai Rp 60 ribu per buahnya tergantung ukurannya.

Sementara itu, Tarjo, salah seorang pedagang durian Criwik mengaku saat ini stok durian criwik sudah kian menipis. Akan kembali panen lagi diprediksi pada bulan Februari mendatang.

"Ini tinggal habisin stok yang di bawah (sudah panen). Kira-kira mulai rame lagi bulan Februari, itu biasanya banyak orang naik (ambil durian), nggak hanya dari Rembang, orang dari luar juga banyak," paparnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed