"Pertemuan yang berlangsung 1,5 jam tidak ada hasilnya," kata Sumanta, Ketua DPC SPN Kabupaten Semarang di hadapan massa buruh, Jumat (17/11/2017), malam.
Massa buruh yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Pekerja Ungaran (Gempur), sekitar pukul 16.00 WIB, tiba di kantor Bupati Semarang di Jalan Diponegoro No 14, Ungaran. Setelah melakukan orasi di halaman kantor, kurang lebih pukul 17.00 WIB, perwakilan massa buruh diterima Sekda Gunawan Wibisono, Kepala Dinas Tenaga Kerja M Riyanto dan Kepala Kesbangpol Haris Pranowo.
Baca juga: Massa Buruh Geruduk Kantor Bupati Semarang
Namun hingga pukul 18.30 WIB, dalam pertemuan tersebut tidak membuahkan hasil. Perwakilan massa buruh ingin Bupati Semarang Mundjirin melakukan revisi usulan UMK yang diserahkan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Namun karena tidak ada hasil, sekitar pukul 18.45 WIB, massa buruh meninggalkan kantor Bupati Semarang.
"Kami ingin Pak Bupati merevisi usulan UMK yang telah diusulkan. Senin (20/11/2017), kami akan datang ke sini lagi," tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Sekda Gunawan Wibisono mengatakan, akan segera menyampaikan kepada bupati mengenai beberapa hal yang disampaikan perwakilan buruh.
"Kami nanti akan menyampaikan kepada Pak Bupati. Kami butuh masukan dari teman-teman," katanya.
Terkait dengan tuntutan perwakilan buruh untuk bertemu dengan bupati, Gunawan nengatakan perwakilan buruh untuk datang kembali pada Senin (20/11/2017), pukul 09.00 WIB. Mereka pun kemudian membubarkan diri. (bgs/bgs)











































