Pemilik bengkel sekaligus galeri, Wawan Purnomo, bercerita Iriana datang pada Jumat (15/9) siang. Wawan tidak melihat ada pengawal saat itu.
"Ibu Iriana datang ke sini sekitar pukul 10.00 WIB. Setahu saya, hanya berdua sama sopirnya saja," ujar Wawan di galerinya yang terletak di Dukuh Sambon RT 08/02 Desa Sambon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Senin (19/8).
Iriana Jokowi memilih tas dan dompet di Galeri Kerajinan Kulit Ikan Pari Boyolali. Foto: Dok Wawan Purnomo |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dompet yang dibeli Iriana dibanderol Rp 350 ribu per buah. Sehingga totalnya, Iriana membayar Rp 1,4 juta untuk dompet-dompet tersebut.
Selain membeli dompet, Iriana juga memesan sebuah tas dari kulit ikan pari. Iriana memilih sebuah model tas yang sudah ada di galeri Zalfa Leather. Namun tas jinjing yang saat itu tersedia merupakan kombinasi kulit ikan pari dan kulit sapi.
Model dompet yang dibeli Iriana Jokowi. Foto: Ragil Ajiyanto |
Kulit ikan pari berwarna merah dan kulit sapi berwarna hitam.
Iriana menginginkan tas jinjingnya berwarna hitam dan hanya terbuat dari kulit ikan pari.
"Yang kita buat untuk Ibu Jokowi full kulit pari, harganya Rp 1 jutaan," imbuh dia.
Model tas jinjing yang dipilih Iriana Jokowi. Foto: Ragil Ajiyanto |
"Sebenarnya Ibu Iriana Jokowi tidak membatasi kapan tas itu harus jadi. Setelah tasnya jadi, saya disuruh telepon. Saya sudah ditinggali nomor teleponnya," ucap Wawan. (sip/bgs)












































Iriana Jokowi memilih tas dan dompet di Galeri Kerajinan Kulit Ikan Pari Boyolali. Foto: Dok Wawan Purnomo
Model dompet yang dibeli Iriana Jokowi. Foto: Ragil Ajiyanto
Model tas jinjing yang dipilih Iriana Jokowi. Foto: Ragil Ajiyanto