DetikNews
Kamis 24 Agustus 2017, 11:14 WIB

Pencuri Tas di Kereta Api Dipajang di Stasiun Purwokerto

Arbi Anugrah - detikNews
Pencuri Tas di Kereta Api Dipajang di Stasiun Purwokerto Pencuri tas di KA Purwojaya saat dipajang di Stasiun Purwokerto. Foto: Dok Daop 5 Purwokerto
Purwokerto - Petugas Polsuska menangkap pelaku pencurian di Kereta Api (KA) Purwojaya dini hari tadi. Pelaku bernama Sugeng Bagio (61) nekat mengambil tas milik salah seorang penumpang di kereta tersebut.

Sugeng yang berasal dari Jakarta Timur langsung diamankan petugas Polsuska yang sudah mengintai gerak gerik pelaku usai mengambil sebuah tas milik salah satu penumpang.

Akibat perbuatannya, pelaku sempat dipajang dan harus berdiri di peron Stasiun Purwokerto dengan dipasangi tulisan 'Saya Pencuri di KA Purwojaya'.

"Tadi malam dilakukan penangkapan di KA Purwojaya pukul 2.45 WIB. Pelaku akan diproses hukum," kata Kepala PT KAI Daop 5 Purwokerto, Dwi Erni Ratnawati kepada wartawan, Kamis (24/8/2017).

Usai ditangkap, pelaku langsung diturunkan di Stasiun Purwokerto untuk dimintai keterangan. Dari tangan pelaku ditemukan beberapa barang bukti seperti 3 buah buku yang biasa dimasukkan ke dalam tas korban untuk menggantilan laptop yang dicurinya, KTP bukan atas nama Pelaku 1 buah, SIM bukan milik pelaku, Obeng 2 buah, Micro SD 10 buah di duga dari HP korban yang dicuri karena isinya berbeda-beda.

Selain itu ditemukan juga ajimat yang berisi sisik Penyu, bunga kantil, mata uang kuno yang menurut pelaku buat pengasihan dan biar tidak diketahui kalau mencuri,. Dari tangan Sugeng juga didapati Power bank, HP merk Xiaomi, Buff penutup wajah 2 buah.

"Ada beberapa barang bukti dan identitas berbeda-beda," ujarnya.

Dwi menceritakan saat kejadian petugas mencurigai pelaku yang sedang mondar-mandir dan melakukan aktifitas yang mencurigakan.

Pelaku yang pura-pura ke toilet keluar langsung menuju tempat duduknya dan dengan cepat mengambil tas penumpang lainnya.

"Kita memang merasa ada hal yang janggal langsung ditindaklanjuti oleh teman-teman awak KA sambil melihat juga cctv di kereta," ucapnya.

Dia menduga ada kerjasama kelompok dan pelaku tidak sendirian di kereta. Sebab sebelumnya Sugeng juga pernah tertangkap di Stasiun Kroya.

"Orang itu (pernah ditangkap) diaerah Kroya, sepertinya ada semacam jaringan dari pelaku, nanti akan kita gali, karena sampai sekarang belum mengakui," ujarnya.

Dengan adanya kejadian ini, pihaknya mengimbau kepada para penumpang agar dapat menjaga barang pribadinya masing-masing apalagi di area publik atau tenpat umum karena kejahatan selalu ada di manapun.
(arb/sip)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed