Longsor Sebabkan Jalan Nasional Putus dan 1 Orang Tewas di Banjarnegara

- detikNews
Kamis, 11 Des 2014 16:20 WIB
Banyumas - Bencana tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah terus meluas setelah hujan terus mengguyur wilayah tersebut. Setidaknya terdapat 67 titik longsor dan mengakibatkan sekitar 54 rumah di berbagai wilayah mengalami kerusakan.

Bencana tanah longsor juga sempat memutus akses jalan raya baik jalur nasional maupun antar-kabupaten. Jalur nasional yang terputus adalah jalan raya Banyumas - Semarang tepatnya di Desa Tunggoro, Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara. Jalur utama penghubung antarkota di Provinsi Jawa Tengah itu terputus total karena tertimbun longsor.

"Longsor menimbun jalan utama penghubung Purwokerto-Semarang, sehingga menimbulkan kemacetan di bagian barat wilayah Banjarnegara dan di timur wilayah Wonosobo. Longsoran tebalnya mencapai 10 meter dan kami telah meminta Dinas Bina Marga Jateng dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengerahkan alat berat," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Catur Subandrio kepada wartawan, Kamis (11/12/2014).

Menurut dia, longsor dari tebing yang berada di sisi jalan nasional tersebut terjadi pada pukul 11.00 WIB, sehingga arus kendaraan dari arah Purwokerto menuju Semarang sempat dialihkan melalui Sempor, Kebumen. Begitu juga dengan arus kendaraan dari arah Semarang ke Purwokerto.

"Arus kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif dan kendaraan berat harus berhenti, karena tidak memungkinkan melalui jalan alternatif," jelasnya.

Dia mengungkapkan, saat ini masih ada 4 titik jalan di Banjarnegara yang tertutup longsoran serta amblesnya jalan utama Kecamatan Karang Kobar diantaranya jalan provinsi penghubung Banjarnegara - Pekalongan. "Berbagai upaya dilakukan dengan mengerahkan alat berat supaya arus lalu bisa dilalui kendaraan. Hingga kini, upaya masih terus dilakukan," jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, akibat longsor seorang warga Desa Sidengok, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara dilaporkan tewas akibat tertimbun longsor. "Kami mendapatkan laporan mengenai korban jiwa akibat tertimbun longsor di Desa Sidengok, Kecamatan Pejawaran. Jumlah korban satu orang. Korban longsor adalah Suheri, 65. Dia tewas setelah tertimpa longsoran di wilayah setempat," jelasnya.

Sementara menurut Koordinator Posko Darurat BPBD Banjarnegara di Wanayasa Andri Sulistyo mengatakan sebanyak 36 keluarga Dusun Pencil, Desa Karangtengah, Kecamatan Wanayasa masih tetap bertahan di 4 pos pengungsian. "Kondisi dusun setempat masih terus terjadi pergerakan tanah," jelasnya.

(arb/try)