Dadang Suryana (29), salah seorang pedagang telur, mengatakan pada Rabu (27/8/2008) harga telur masih Rp 13.500 per kilogram. "Hari ini harganya berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu per kg," ujarnya kepada detikbandung.
Menurutnya naiknya harga telur itu karena menjelang puasa dan lebaran. Selain itu, Dadang menilai mahalnya harga minyak tanah mempengaruhi harga sembako lainnya. "Saya prediksi saat puasa, harga telur bisa mencapai 17 ribu per kilogram," kata Dadang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pedagang lainnya, Kuscahya (56), mengaku menerima banyak keluhan dari konsumen, terutama konsumen yang sehari-hari memproduksi bahan makanan dari telur. "Iya konsumen semua mengeluh. Mau gimana lagi, karena memang harganya sekarang lagi mahal," tuturnya.
Kenaikan harga juga tak hanya dialami telur ayam ras, tapi juga harga telur lainnya. Misalnya telur puyuh, yang awalnya Rp 150 per butir, saat ini menjadi Rp 220 per butir. Sementara telur bebek dari Rp 1.000 per butir menjadi Rp 1.400 per butir. "Karena peminatnya kurang, kedua jenis telur ini harganya tak terlalu naik," kata Dadang.
(ern/ern)











































