Penuturannya kepada polisi di Mapolresta Bandung Tengah, Jalan Ahmad Yani, Rabu (20/8/2008), Andi mengaku setelah membunuh dan berhasil membawa enam hp milik korban, Jumat (15/8/2008) dengan menggunakan ojek dia sempat ke rumah rekan pamannya. Hari itu juga dia ke Terminal Leuwipanjang dan pergi ke Pelabuhan Merak.
Dari Merak dia menaiki kapal laut menuju rumahnya di Kampung Tanjung Dalam, Kecamatan Lubuk Batam Kabupaten Ogin Kamring Ulu, Sumsel. Saat di kapal laut ini, Andi sempat menukarkan empat buah hp milik korban dengan emas. "Tapi pas diperiksa setelahnya, emasnya palsu," tuturnya.
Setelah beberapa hari di rumahnya, Andi mengaku bercerita kepada orangtuanya jika dirinya mempunyai masalah di Bandung dan ingin menyerahkan diri. Lalu diantar ibu dan adiknya, Andi mengaku naik bus ke Bandung. Namun pada saat di daerah Lampung, polisi menciduknya terlebih dahulu.
(ern/ern)











































