"Kita duga kan keracunan makanan dan penyebabnya biasanya bakteri atau jamur. Tapi untuk pasti bakteri atau jamur apanya, kita harus menunggu hasil lab," ujarnya saat dihubungi detikbandung, Rabu (20/8/2008).
Menurutnya jika melihat gejala para korban yang hanya merasakan mual dan pusing, maka bakterinya tak terlalu bahaya. "Kalau sudah sampai diare itu bahaya," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai arak-arakan untuk memperingati HUT ke 63 RI, warga RW 5 Desa Cikuya menyantap nasi bungkus yang berisi telur rebus, bihun, dan sambal. Selang sejam kemudian, mereka mengalami mual dan pusing.
(ern/ern)











































