Seperti dituturkan Kepala Dusun Satu, Unang Sutisna (72) yang menyatakan bahwa sudah puluhan tahun baru ada babi yang berkeliaran di kawasan warga.
"Ini baru pertama kali ada babi berkeliaran di tempat ini. Puluhan tahun saya tinggal di sini, baru pertama kali melihat," jelas Unang, Sabtu (19/7/2008).
Yang aneh, sambung Unang, babi ini tidak mengeluarkan bau, biasanya babi mati atau hidup mengeluarkan bau. "Kupingnya dan siungnya pendek serta matanya mirip manusia," ungkap Unang.
Hal yang sama dikatakan tokoh masyarakat sekitar, Mamat A. (58). "Saya sudah puluhan tahun tinggal di kawasan tersebut namun baru kali ini melihat babi atau bagong ada di sini," jelasnya.
Menurut Mamat, anehnya babi tersebut berkeliaran di siang hari menjelang sore.
(ema/ema)











































