DPW PKS: Dirusaknya Kantor PKS Cederai Proses Demokrasi

DPW PKS: Dirusaknya Kantor PKS Cederai Proses Demokrasi

- detikNews
Senin, 14 Apr 2008 18:29 WIB
Bandung - Peristiwa pelemparan botol yang berisi bensin di DPD PKS, Jl Terusan Kopo No 193, Senin (14/4/2008) dianggap mencederai proses demokrasi. Sebab, penghitungan suara pilkada Jabar sampai saat ini pun masih belum selesai.

Ketua DPW PKS Jabar Muhammad Taufik Ridho menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, tindakan itu sudah mencederai proses yang belum selesai yaitu proses penghitungan suara dan demokrasi. "Kami menyayangkan kejadian itu. Kejadian itu merupakan pencederaan terhadap proses yang belum selesai, baik proses penghitungan maupun demokrasi," tuturnya saat dihubungi detikbandung, Senin (14/4/2008).

Walaupun begitu PKS sendiri belum mengaitkan peristiwa tersebut dengan kemenangan pasangan Ahmad-Heryawan dan Dede Yusuf dalam pilkada Jabar. "Kami belum bisa memastikan, apakah ini menyangkut pribadi atau tidak," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika ditanya kemungkinan motif pelaku sebagai bentuk kekecewaan terhadap kemenangan pasangan Hade, Taufik berharap hanya sebatas emosional, tidak merembet ke hal-hal besar. "Mudah-mudahan kalaupun ada kekecewaan di bawah, tidak merembet ke hal-hal besar, hanya luapan emosial saja," ucapnya.

Saat ini diakui Taufik pihaknya lebih memfokuskan pada pengamanan suara pasangan Hade. Dia mengimbau pada pengurus dan anggota PKS agar tetap waspada dan tidak terpancing dengan peristiwa tersebut. Lagipula, ungkapnya, kasus ini tidak terjadi secara umum ke seluruh Jabar, hanya bagian kecil. "Kasus ini tidak umum ke seluruh Jabar, hanya sample saja," ungkapnya. Saat ini, pihaknya sudah menyerahkan penyelidikan kasus ini ke pihak kepolisian.
(ema/ema)


Berita Terkait