Hal tersebut dinyatakan Koordinator JPPR Jabar Yusuf Kurnia dalam acara Diskusi "Pelanggaran Kampanye dan Antisipasi Sengketa dalam Pilgub Jabar" di Jalan Sancang, Rabu (2/4/2008). Menurut Yusuf, saat ini JPPR sedang melakukan rekruitmen untuk pemantauan Pilkada Jabar.
"Untuk jumlah pasti belum ada. Sampai hari ini kami masih proses perekrutan, tapi kemungkinan bisa mencapai dua ribu orang relawan yang ikut memantau," ujar Kurnia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kurnia juga menjelaskan ada dua mekanisme pengawasan. Bentuk pengawasan pertama bersifat kualitatif. Mekanisme ini dilakukan di seluruh kabupaten dan kota Jawa Barat. Sementara mekanisme kedua bersifat kuantitatif. Untuk mekanisme kuantitatif akan dilakukan di 5 kabupaten dan kota yakni, Cirebon, Sukabumi, Majalengka, Kota Bandung dan Bogor.
"Pemilihan wilayah ini dilakukan berdasarkan basis massa. Misalnya di kota Bandung sebagai basis NU dan Bogor sebagai basis Muhamadiyah," tuturnya.
Untuk pelaksanaan pengawasan kuantitatif, minimal 50 persen kecamatan tiap kabupaten dan kota akan dipantau. Serta 4 TPS di masing-masing kelurahan.
"Pemantauan kuantitatif, kami berikan porsi karena tidak mungkin pantau semua. Tapi untuk kualitatif di semua kabupaten dan kota," ungkap Kurnia.
(twi/ern)










































