Menurut salah seorang alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), Yan Ari, mendownload film di internet sudah menjadi hal yang lumrah. Namun dia menambahkan bahwa sebagian besar yang didownload dari internet merupakan jenis anime, dorama atau multimedia berbau Jepang lainnya.
"Anime dan dorama itu hasil merekam yg kemudian disebar di internet dan dikenal dengan raw atau hasil mentah," ungkap Yan kepada detikbandung, Rabu (5/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi secara tidak langsung para fansub itu fasilitator bagi para penggemar anime/dorama di berbagai belahan dunia," ungkap Yan.
Ditambahkan juga, bahwa tidak jarang ada fansub yang diajak kerja sama oleh studio produksi. Menurutnya itu merupakan salah satu strategi pasar, produsen berharap ketika DVD asli beredar banyak yang membeli.
"Ada episode yang tidak tayang di TV. Tapi studio tersebut sengaja memberikan raw-nya ke fansub untuk disebarkan," jelasnya.
Jenis download seperti ini menurutnya tidak dapat dikategorikan sebagai pembajakan. Sementara untuk mendownload film-film Hollywood, Asia atau lainnya diakuinya memang bentuk pembajakan.
"Tapi ya itu juga sebagai selingan kalau bosan dengan anime atau dorama. Film-film yang didownload juga dipilih-pilih," ungkapnya.
(twi/ern)