Ikrar kebulatan tekad tersebut dikemas dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Dirjen Pemasyarakatan Depkum HAM Untung Sugiyono,Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Depkum HAM Jabar Dedi Sutardi, serta Kalapas Sukamiskin Rachmat Priyo Sutardjo, di lapangan Lapas Sukamiskin, Jl AH Nasution, Rabu (27/2/2008).
Puteh yang mengenakan jaket putih dan topi putih duduk satu deretan dengan Probosutedjo yang mengenakan jaket biru dongker dan topi putih. Saat ditanya kenapa tidak ikut gabung dengan napi lainnya, Probo menjawab kondisi badannya tidak memungkinkan berdiri. "Kondisi badan saya kurang fit," jawabnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dirjen Pemasyarakatan Depkum HAM Untung Sugiyono menyatakan kebulatan tekad tertib kemasyarakatan ini untuk lebih menguatkan ikrar dari napi dan petugas Lapas untuk melaksanakan tertib kemasyarakatan.
"Program bulan tertib kemasyarakan ini biar ada kontribusi positif terhadap sosial kemasyarakatan," jelasnya.
Selain apel kedaulatan tekad, dalam kesempatan ini juga digelar outbond koreksional yang diikuti oleh ratusan napi. Para napi melakukan berbagai permainan untuk meningkatkan kebersamaan.
(ern/lom)










































