Menurut Slamet Raharjo, Bandung saat ini sangat jauh dibandingkan masa-masa tahun 1950-an. Kala itu Bandung sangat nyaman dan masyarakatnya masih kental dengan budaya Sunda.
"Sekarang Bandung jadi lautan sampah dan kotor, sangat jauh dibanding yang dulu. Ditambah lagi, masyarakat kini sudah mulai kental dengan budaya 'EGP', 'Emang Gue Pikirin. Berbeda jauh lah," ujar Slamet ketika ditemui dalam acara 70 Tahun Ajip Rosidi, di Universitas Padjadjaran, Jl. Dipati Ukur, Kamis (31/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di atas semua itu, pria yang akrab dipanggil Memet itu mengaku tetap mencintai Bandung. "Yah, meski kalau datang ke Bandung masih terasa kurang nyaman, tapi saya tetap cinta Bandung," ujar Slamet menutup pembicaraan. (twi/lom)










































