1 Korban Perahu Terbalik di Sukabumi Ditemukan Tewas

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 15 Feb 2022 14:06 WIB
Petugas evakuasi korban perahu terbalik di Sukabumi.
Petugas evakuasi korban perahu terbalik di Sukabumi (Foto: Istimewa).
Sukabumi -

Mamat (62), korban perahu terbalik di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi ditemukan tewas. Jasad korban mengambang di sekitar perairan Pantai Samudera Beach Hotel (SBH).

Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR mengatakan jasad korban ditemukan sejauh 2 nauitcamile dari posisi dikabarkan hilang.

"Korban ditemukan siang ini oleh SRU pertama yang melakukan penyisiran menggunakan rubber boat tepatnya di perairan depan Samudera Beach Hotel," kata Hendra, Selasa (15/2/2022).

Usai ditemukan, jasad korban dievakuasi tim SAR gabungan ke RSUD Palabuhanratu. "Korban selanjutnya dievakuasi menuju RSUD Palabuhanratu kemudian akan diserahkan kepada pihak keluarga. Kami juga mengucapkan turut berbelasungkawa atas musibah yang dialami korban serta apresiasi yang sebesar-besarnya atas sinergi dari tim SAR gabungan yang telah melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan," katanya.

Hendra mengatakan unsur-unsur SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri dari Pos SAR Sukabumi, PolAir Polres Sukabumi, Pos TNI AL Palabuhan Ratu, P2BK Palabuhan Ratu, RAPI SUKABUMI, MRI ACT Kabupaten Sukabumi Raya, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, CBP, SSV, HNSI Sukabumi, dan Masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, Kapal Motor (KM) Rancunit terbalik usai dihantam ombak pesisir Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (14/2) sekitar pukul 20.00 WIB. 1 orang nelayan dikabarkan hilang.

Informasi diperoleh detikcom, peristiwa itu terjadi saat KM Rancunit hendak masuk ke kawasan Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP). Namun karena cuaca buruk, KM Rancunit malah masuk ke area Dermaga Karang Sari.

Saat itu, ombak setinggi dua meter datang dan langsung menghantam perahu hingga terbalik. Satu orang nelayan berhasil selamat, sementara seorang nelayan lagi hilang. Upaya pencarian dilakukan Tim SAR gabungan, Selasa (15/2/2022) pagi.

(sya/mso)