Kabupaten Pangandaran

Pilu Penderes Tua di Pangandaran, Meninggal Sambil Peluk Pohon Kelapa

Aldi Nur Fadilah - detikNews
Senin, 14 Feb 2022 22:04 WIB
Pohon kelapa menjadi sumber penghidupan utama bagi warga di pulau ujung utara Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. 

Hal ini yang membuat hukum adat berlaku untuk mengatur cocok tanam pohon kelapa, agar ketersediaanya selalu terjaga.
Foto: 20detik
Pangandaran -

Seorang penderes atau pengambil nira kelapa Saimin (72) asal Dusun/Desa Sidomulyo, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran meninggal dunia di atas pohon kelapa. Kapolsek Pangandaran Kompol Haryono membenarkan kejadian tersebut.

"Tadi ada laporan seorang penderes atau pengambil nira meninggal diatas pohon kelapa dalam kondisi menempel memeluk pohon kelapa," kata Haryono saat dihubungi kepada detikcom, Senin (14/2/2022).

Dia mengatakan, korban meninggal dunia di atas pohon kelapa karena diduga Saimin memiliki penyakit penyerta. "Dikira warga Saimin pingsan di atas, kondisi terakhir memeluk pohon kelapa, tapi tidak jatuh," ucapnya.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di atas Pohon kelapa ketika sedang menyadap pohon kelapa di ketinggian kurang lebih 20 Meter.

Haryono mengatakan, jenazah Saimin pertama kali ditemukan Maryami, istri dari korban. Jarak antara rumah korban dengan tempat menyadap nira kurang lebih 500 meter.

"Kemudian Istri korban Maryami Ke lokasi tempat menyadap sesampainya di TKP hanya ditemukan hasil sadapan dan sendal korban," ujar Haryono.

Selanjutnya Maryami melakukan pencarian, dan akhirnya menemukan Saimini di atas pohon kelapa dengan posisi terduduk di pelapah pohon.

"Ya terakhir terlihat sambil memeluk pelepah daun kelapa di ketinggian kurang lebih 20 Meter," kata Ngatijan.

"Maryami lalu meminta pertolongan warga setempat dan selanjutnya warga masyarakat," ucapnya.

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Nay menyampaiakan, saat dievakuasi tidak ada tanda-tanda korban mengalami luka berat.

"Kemudian bantuan gabungan dari Bhabinkantibmas Desa Sidomulyo dan Tim Tagana Kabupaten Pangandaran mengevakuasi korban dengan cara menurunkan menggunakan peralatan sar, berdasarkan hasil pemeriksaan dari medis tidak ditemukan adanya tanda - tanda bekas kekerasan," ucapnya.

(yum/bbn)