ADVERTISEMENT

Kisa Pilu Buruh Karawang, 4 Jari Tangan Hilang-Dipecat Perusahaan

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Minggu, 13 Feb 2022 17:23 WIB
Buruh Karawang
Foto: Buruh Karawang (Yuda Febrian Silitonga/detikcom).
Karawang -

Nasib pilu dialami Giri Pamungkas (27), seorang buruh asal Kabupaten Karawang. Dia dipecat oleh perusahaannya usai mengalami kecelakaan kerja.

Giri bercerita pada 18 Agustus 2020 lalu, dia mengalami kecelakaan saat bekerja. Empat jari tangan kananannya hilang akibat kecelakaan tersebut.

Namun, sayangnya usai kecelakaan itu, dia malah disuruh berhenti kerja oleh perusahaannya. "Diputus kerja secara dipaksa dan diiming-iming mau dipekerjakan kembali," kata Giri saat ditemui di rumahnya, Minggu (13/2/2022).

Dua tahun berlalu sejak kejadian, Giri mengaku belum mendapatkan kejelasan dari pihak perusahaan tentang nasibnya. "Saya menunggu lama dan tidak ada kabar dari perusahaan seperti apa tindak lanjutnya," ungkapnya.

Akibat kecelakaan kerja yang dialaminya, Giri mengalami cacat permanen. Dia kini mengalami kesulitan untuk mendapat pekerjaan baru. Padahal dia merupakan tulang punggung keluarga.

"Saya saat ini cacat, dan sulit mendapatkan kerja sementara saya juga tulang punggung keluarga," ucapnya.

Berbagai upaya dia lakukan agar bisa kembali bekerja di perusahaannya yang dulu. Salah satunya meminta bantuan ke serikat pekerja.

"Saya juga dibantu oleh serikat dan dinas terkait sempat merespons, tapi tidak ada tindak lanjutnya sampai sekarang," ucapnya.

Ia berharap pihak perusahaan bisa memiliki rasa kemanusiaan terhadap apa yang dialaminya.

"Saya berharap PT punya rasa kemanusiaan dan memberikan jaminan untuk kejelasan masa depan saya," katanya.

Sementara ituk, Ketua Serikat Pekerja HRI Ahmad Sarip Ihsan mengatakan sebelumnya sudah berupaya komunikasi dengan dinas terkait namun hingga saat ini tidak ada kabar tindak lanjutnya.

"Kami dari pihak serikat sudah melaporkannya ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) tapi tindak lanjutnya seperti apa kami belum mendapatkan kabar," kata Sarip saat dihubungi melalui telepon selular.

Sementara itu, hingga berita ditulis pihak perusahaan dan Disnakertrans Karawang belum menanggapi pertanyaan yang dikirimkan oleh detik.com melalui aplikasi WhatsApp.

Simak juga Video: Sejumlah Eks Pegawai BPPT Kena PHK, Komnas HAM Bakal Panggil BRIN

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT