ADVERTISEMENT

Kabupaten Pangandaran

Pedagang Tumplek di Bibir Pantai Pangandaran, Wisatawan Akui Risih

Aldi Nur Fadilah - detikNews
Sabtu, 12 Feb 2022 21:14 WIB
Pedagang dan wisatawan tumplek di bibir pantai Pangandaran
Pedagang dan wisatawan tumplek di bibir pantai Pangandaran (Foto: Aldi Nur Fadilah/detikcom)
Pangandaran -

Kehadiran para pedagang yang turut memenuhi bibir pantai, dikeluhkan oleh wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pangandaran. Banyak pedagang yang membanjiri bibir pantai membuat sejumlah wisatawan merasa tidak nyaman.

Dodi Ronal (36) wisatawan asal Indramayu menyampaikan rasa ketidaknyamanan karena pedagang memenuhi bibir pantai barat Pangandaran.

"Kita kan niat berenang ke sini, menikmati pasir dan air laut, tapi kok pedagang ikut memenuhi aktivitas berenang, mereka sampai mendekati yang sedang bermain air," ujar Dodi kepada detikcom, Sabtu (12/2/2022).

Dodi mengaku risih, meskipun tidak ada larangan bagi pedagang untuk berjualan di bibir pantai. Selain itu, Dodi membandingkan kenyamanan beriwisata dengan pantai Bali yang pedagangnya tertib.

"Bukan berarti enggak boleh berjualan, tapi akan lebih tertib jika para pedagang dikasih space lokasi berdagang, jadi kita pun tahu harus kemana belanja oleh-oleh atau membeli jajanan," ucapnya.

Sebagaimana diketahui Pemerintah Kabupaten Pangandaran sudah merelokasi para penjual baju dan pedagang yang berjajar di pinggir pantai.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pangandaran, Dedih Rakhmat mengatakan, ada titik relokasi yang disediakan Pemkab diantaranya kios Nanjung Endah yang bertempat di lahan berada di Pantai Timur Pangandaran, Nanjung Sari, Nanjung Elok dan Nanjung Asri di pantai Barat.

"Kita masif melakukan penertiban pedagang yang tidak berizin, apalagi tidak terdaftar di Dinas Perdagangan Kabupaten Pangandaran," kata Dedih.

Ia mengatakan, memang pihaknya tidak standby terus setiap saat. "Kemungkinan besar setelah penertiban selesai, mereka kembali membandel turun ke bibir pantai," ucapnya.

"Setiap pagi mulai pukul 09.00 kita tertibkan para pedagang yang tidak berizin dan melewati batas larangan pedagang," katanya.

Untuk penertiban kedepan, Pemkab Pangandaran berencana akan lebih gencar lagi. "Mereka juga kan cari nafkah, jadi kita berikan keleluasaan untuk berdagang disana, cuman mesti berizin, kalopun pedagang musiman harus tertib," ucapnya.

(yum/bbn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT