Kabupaten Sumedang

Kapolda Jabar: Knalpot Bising Memecah Konsentrasi Pengguna Jalan

Nur Azis - detikNews
Jumat, 11 Feb 2022 15:45 WIB
Knalpot Bising Digilas Stum
Pemusnahan knalpot bising di Mapolres Sumedang. (Foto: Nur Azis/detikcom)
Sumedang - Sebanyak 177 knalpot motor bising dimusnahkan di Mapolres Sumedang, Jumat (11/2/2022). Pemusnahan tersebut merupakan tindak lanjut dari operasi yang telah digelar belakangan ini.

Pemusnahan barang bukti knalpot bising itu dipimpin langsung Kapolda Jabar Irjen Suntana yang didampingi Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan. Knalpot-knalpot hasil dari razia yang terkumpul dihancurkan dengan menggunakan kendaraan berat.

Suntana mengatakan penggunaan knalpot bising sangat mengganggu kenyamanan masyarakat dan mengganggu pengguna jalan lainnya. "Knalpot bising itu dapat memecah konsentrasi pengguna jalan lain yang tentunya ini membahayakan," kata Suntana, Jumat (11/2/2022).

Selain itu, menurut dia, knalpot bising juga telah melanggar Undang-Undang Lingkungan Hidup kaitannya dengan emisi karbon yang dihasilkannya. "Knalpot bising itu mengeluarkan emisi karbon yang tidak baik dan itu termasuk pelanggaran terhadap Undang-Undang Lingkungan Hidup," ucap Suntana.

Dia menegaskan larangan penggunaan knalpot bising ini sebelumnya telah disosialisasikan sejak sebulan terakhir. "Sekarang kami mulai melakukan penindakan terhadap knalpot bising yang tidak sesuai dengan aturan. Langkah persuasif dan edukatif telah kami dilakukan," tutur Suntana.

Dalam kesempatan itu, Polda Jabar menggelar vaksinasi massal di seluruh jajaran Polres di Wilayah Jawa Barat dengan target 40 ribu. Khusus di wilayah Sumedang, Polda Jabar menargetkan 3.000 orang yang terdiri dari anak-anak dan lansia untuk hari ini.

"Tingkat vaksinasi kita sudah luar biasa, dan untuk dosis pertama susah di atas 88 persen, sedangkan dosis kedua di atas 61 persen begitu juga untuk lansia. Untuk itu saya ingatkan kepada masyarakat, untuk tetap melaksanakan vaksinasi, baik vaksin Dosis 2 ataupun 3," pungkasnya. (bbn/mso)