Sudah P21, Kasus Pria Arab Bunuh Sarah Dilimpahkan ke Kejaksaan Cianjur

Ismet Selamet - detikNews
Jumat, 11 Feb 2022 13:49 WIB
Pelaku penyiraman air keras ke istri di Cianjur
Pelaku penyiraman air keras ke istri di Cianjur (Foto: Ismet Selamet/detikcom).
Cianjur -

Berkas perkara kasus pembunuhan Sarah (21) dengan tersangka Abdul Latif pria berkebangsaan Arab Saudi yang merupakan suami korban sudah lengkap atau P21. Pelimpahan tahap 2 rencananya dilakukan pekan depan.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi mengatakan sejak awal terjadinya kasus hingga P21 memakan waktu sekitar 2 bulan. "Proses perlengkapan berkas dua bulan. Tidak ada kendala, hanya proses kelengkapan berkas membutuhkan waktu," kata dia, Jumat (11/2/2022).

Menurutnya dengan sudah P21 kasus pembunuhan tersebut resmi dilimpahkan ke kejaksaan. Namun, untuk pelimpahan tahap dua, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti rencananya dilakukan pekan depan.

"Rencananya Selasa depan pelimpahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan," kata dia.

Menurut Adi, pasal yang disangkakan pada pria Arab tersebut masih sama, pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, serta pasal 338 dan 351 KUHP tentang penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dunia.

"Ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup, dan atau kurungan penjara paling lama 20 tahun," kata dia.

Kasubsi Penuntutan Kejari Cianjur Slamet Santoso mengatakan setelah pelimpahan tahap dua dilakukan, pihaknya segera melakukan pelimpahan ke Pengadilan Negeri Cianjur untuk proses persidangan.

"Dari tahap dua ke pelimpahan berkas ke pengadilan sekitar 2 pekan. Kita upayakan secepatnya kasus ini segera disidangkan," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Abdul Latif (48), seorang WNA asal Arab Saudi dengan tega membunuh istrinya sendiri dengan menyiramkan air keras. Korban meninggal akibat luka bakar serius di sekujur tubuh, terutama di bagian wajah.

Aksi pembunuhan ke jin itu terjadi pada Sabtu (20/11) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di saat korban yang tengah terlelap tidur

Pelaku diduga melakukan aksi pembunuhan berencana lantaran sudah memesan air keras sejak sebulan sebelum kejadian penyiraman.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku nekat membunuh Sarah yang baru dinikahinya selama 1,5 bulan itu lantaran cemburu.

(mso/bbn)