ADVERTISEMENT

PTM di 12 SMA-SMK Serang-Cilegon-Pandeglang Ditutup Imbas COVID-19

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 07 Feb 2022 12:13 WIB
Virus Omicron di Indonesia Belum Terdeteksi, Ini Langkah Pencegahan Pemerintah
Ilustrasi virus Corona (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)
Serang -

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten Tabrani mengatakan ada 12 SMA-SMK Negeri di Serang-Cilegon-Pandeglang yang ditutup sementara karena ada laporan penyebaran COVID-19. Siswa di beberapa sekolah itu melakukan pembelajaran jarak jauh per hari ini.

"Laporan per hari ini masih sedikit sekolah yang PJJ (pembelajaran jarak jauh), untuk Seragon (Serang-Cilegon) ada 9 SMA-SMK, sedangkan Pandeglang ada 3," kata Tabrani saat ditemui di Serang, Senin (7/2/2022).

Masuknya COVID-19 ke sekolah ini terus jadi evaluasi dari Dindikbud Banten. Karena dibandingkan Tangerang Raya, di sana pihaknya sudah menutup pembelajaran tatap muka atau PTM keseluruhan karena jumlah penyebarannya mengkhawatirkan.

Kekhawatiran ini ditunjukkan dengan data penyebaran di Tangerang Raya. Di Kabupaten Tangerang misalnya, ada 19 SMA-SMK yang ditutup gegara COVID-19. Sedangkan di Tangerang Selatan dan Kota Tangerang lebih banyak lagi yaitu mencapai 61 sekolah.

"Jadi memang cukup tinggi pada waktu belum di-PJJ-kan secara keseluruhan," ujarnya.

Sesuai arahan gubernur, bahwa selama peningkatan vaksinasi imbas adanya varian Omicron, ia meminta para siswa melakukan vaksinasi lengkap termasuk booster. Itu bisa dilakukan secara kolektif oleh pihak sekolah maupun yang diselenggarakan Pemda.

"Dengan begitu harapannya mudah-mudahan siswa pada saatnya bisa semua divaksinasi, kecuali menurut medis tidak bisa," kata Tabrani.

(bri/bbn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT