ADVERTISEMENT

Kota Bandung

12 Siswa SMAN 5 Bandung Positif COVID-19, PTM Diganti Daring

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 03 Feb 2022 17:35 WIB
Vaksinasi COVID-19 bagi pelajar di Kota Bandung, Jawa Barat terus dikebut. Badan Intelijen Negara (BIN) kembali menggelar vaksinasi COVID-19 lanjutan di SMAN 5 Bandung.
Ilustrasi pelajar SMAN 5 Bandung (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Sebanyak 12 siswa di SMA Negeri 5 Bandung terkonfirmasi positif COVID-19. Imbas dari belasan siswa positif, aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) pun ditunda sementara.

"Sampai hari minggu itu 7 orang. Kemudian di perjalanan Senin, Selasa, Rabu update terus. Per tadi siang jam 14.00 WIB, sudah ada 12 orang," ucap Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 5 Bandung Amat Misnadi saat dikonfirmasi, Kamis (3/2/2022).

Amat menuturkan belasan siswa positif COVID-19 tersebut diduga bermula dari salah satu siswa yang sakit pekan lalu. Menurut Amat, awalnya pihak sekolah mendapati salah seorang siswa tersebut berjaket saat datang ke sekolah Kamis pekan lalu.

"Jadi satu orang juga kita curiga kenapa pake jaket gitu ya. Kita tolak anak itu untuk masuk tapi anaknya 'tetap memaksa' gitu ya dia bilang nggak apa-apa hanya dingin saja. Nah ternyata setelah sorenya dia juga sempat masih jalan ke Paskal. Nah malamnya, karena mungkin ngerasa nggak nyaman, dia periksa ke dokter, disarankan untuk di Swab. Ketika di Swab hasilnya positif," tutur dia.

Pihak sekolah kemudian melakukan tracing terhadap teman dari siswa positif tersebut. Berdasarkan hasil tracing, ada enam orang lain yang positif sehingga total 7 orang hingga hari Minggu.

"Kemudian dari yang sekelas itu yang 7 orang itu salah satunya dia aktif di ekskul. Nah kita juga khawatir dengan ekskul kita koordinasi sama puskesmas Tamblong. Kita koordinasi juga dengan dinas kesehatan. Akhirnya diputuskan kita tracing dan tes per hari ini," kata dia.

Dari hasil tracing tersebut, ternyata jumlah siswa positif bertambah hingga mencapai 12 orang. Adapun tes dilakukan terhadap 35 siswa satu kelas, 43 orang anggota ekskul dan 16 guru.

"Kemudian juga kami sekalian juga sortir anak yang kondisinya kurang sehat di minggu ini. Itu ada sekitar 60 sekian," katanya.

Imbas dari adanya siswa positif, aktivitas PTM sementara ditiadakan dan berganti menjadi daring dua hari, Kamis dan Jumat besok. Sementara untuk pekan selanjutnya, pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Dinkes Kota Bandung.

"Kita sudah tracing dengan kemampuan yang kami punya kemudian kami meminta dukungan dari puskesmas dan dinas kesehatan kota akhirnya di minggu ini Kamis dan Jumat pindahkan ke daring Adapun minggu depan seterusnya bergantung pada hasil PCR dan rekomen Dinkes Kota Bandung," ujarnya.

(yum/bbn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT