ADVERTISEMENT

Kabupaten Bandung

Dua Pendaki Tersesat Ditemukan di Puncak Junghuhn Gunung Malabar

Yuga Hassani - detikNews
Selasa, 01 Feb 2022 19:32 WIB
Yoga (14) dan Ace (35) dua pendaki yang sempat hilang di Gunung Malabar, Pangalengan, Kabupaten Bandung
Yoga (14) dan Ace (35) dua pendaki yang sempat hilang di Gunung Malabar, Pangalengan, Kabupaten Bandung (Foto: istimewa)
Bandung -

Dua pendaki yang dikabarkan sempat menghilang, akhirnya ditemukan. Namun naasnya salah satu dari pendaki atas nama Ace ditemukan meninggal dunia di Puncak Junghunh Gunung Malabar. Sementara sang teman atas nama Yoga dikabarkan dalam keadaan sehat.

Kapolsek Pameungpeuk Kompol Ivan Taufiq membenarkan bahwa kedua pendaki tersebut telah ditemukan. Tetapi, Ace meninggal dunia diduga akibat kelelahan.

"Dengan kejadian ini korban meninggal dunia akibat kelelahan, mempunyai riwayat sakit lambung dan tidak diketemukan adanya penganiayaan," ujar Ivan kepada detikcom, Senin (1/2/2022).

Ivan menjelaskan bahwa hilangnya kedua pendaki tersebut berawal pada Sabtu (29/1/2022) pukul 08.00 WIB. Kata dia, salah satu saksi bernama Gelar beserta 6 orang warga Baros berangkat untuk berkemah di Puncak Junghunh Gunung Malabar Pangalengan.

"Dengan rute yang dilalui Kampung Baros, Desa Baros-Kampung Ciburuy Desa Mekarjaya-Citiis-Awi Poleng-Leuweung Tengah-Datar Anjing-Puncak Junghunh Gunung Malabar Pangalengan. Namun saksi Gelar beserta 6 Orang berkemah dulu di Datar Anjing selama 1 malam," kata Ivan.

Dia mengungkapkan salah satu saksi bernama Tarkana beserta 10 orang termasuk Ace dan Yoga melakukan hiking ke gunung Datar Anjing, Minggu (30/1/2022). Kata Ivan, rombongan saksi Tarkana bertemu rombongan Gelar di Datar Anjing pada pukuk 13.00 WIB.

"Sekira Pukul 13.00 WIB rombongan Tarkana kembali turun atau pulang. Sedangkan Ace Dan Yoga ikut melanjutkan perjalanan untuk berkemah ke Puncak Junghunh Gunung Malabar Pangalengan bersama rombongan saksi Gelar," katanya.

Ia menyebut Gelar beserta 8 orang termasuk Ace Dan Yoga berkemah atau bermalam selama semalam di Puncak Junghunh.

"Pada hari Senin tanggal 31 Januari 2022 sekira pukul 12.00 Wib rombongan Gelar membereskan tenda persiapan pulang. Namun Ace dan Yoga disuruh berteduh di dekat pohon sehubungan cuacanya panas, yang jaraknya tidak jauh dengan lokasi berkemah. Apalagi sehubungan kondisi Ace kondisinya sudah nge-drop (lemas)," katanya.

"Setelah membereskan perlengkapan mau pulang, Gelar beserta Rombongan tidak melihat Ace dan Yoga. Kemudian terus dipanggil panggil Ace dan Yoga, namun keduanya tidak ada yang membalas panggilan Gelar dan rombongan. Kemudian, Gelar beserta 6 orang mencari atau menyisir ke setiap rute perjalanan, namun tidak diketemukan juga," ujarnya.

Ivan mengatakan bahwa dalam penyisirannya Gelar bersama 6 orang pulang dan sampai di Citiis, Desa Mekar Jaya Kecamatan Arjasari pada pukul 19.00 WIB. Lanjut Ivan, langsung saksi-saksi memberitahu ke keluarga Ace dan Yoga hilang di Puncak Junghunh.

"Setelah itu, keluarganya berikut warga mencari ke puncak Junghunh dan akhirnya pada Selasa Tanggal 1 Februari 2022 salah satu saksi, bernama Uus bertemu dengan Yoga di Puncak Junghunh seorang diri. Setelah itu menanyakan Ace dimana, Setelah ditanya Yoga oleh Uus bersama tim, ternyata Ace diketemukan di solokan dalam keadaan terlentang dan tidak bernafas (meninggal dunia)," ucap Ivan.

"Yoga menerangkan bahwa waktu itu tersesat di hutan dengan rombongan yang akhirnya berjalan dengan tidak tahu arah, karena kemalaman Yoga Dan Ace tidur disemak-semak dekat solokan dan kondisi Ace dalam keadaan lemas dan kelelahan. Sekira subuh Yoga Bangun dan membangunkan Ace namun Ace tidak bangun-bangun, setelah itu Yoga mencari pertolongan yang akhirnya ketemu dengan saksi dan tim," ucap Ivan.

Ivan menambahkan dengan adanya kejadian tersebut pihak keluarga menolak untuk dilakukan identifikasi dan autopsi. Bahkan, kata dia, keluaga telah membuat surat untuk menolak hal tersebut.

(yum/bbn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT