ADVERTISEMENT

Kabupaten Cianjur

Cianjur Siaga Corona, CFD Ditiadakan-PTM DIbatasi 50 Persen

Ismet Slamet - detikNews
Selasa, 01 Feb 2022 16:27 WIB
Bupati Cianjur Herman Suherman
Bupati Cianjur Herman Suherman (Foto: Ismet Slamet/detikcom)
Cianjur -

Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kembali memperketat dan membatasi kegiatan masyarakat, bahkan kegiatan car free day (CFD) ditiadakan dan para pejabat dilarang bepergian ke luar kota. Hal itu dilakukan menyusul terjadinya peningkatan kasus penyebaran COVID-19.

Pembatasan itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati Cianjur nomor 443.1/1150/SATGAS COVID-19/2022 yang dikeluarkan pada 31 Januari 2022.

Ada enam poin pembatasan dalam SE tersebut, diantaranya kegiatan pertemuan tatap muka di lingkungan dinas dan pembelajaran tatap muka (PTM) dibatasi 50 persen dari kapasitas, meniadakan kegiatan car free day, serta mengurangi mobilitas dan bepergiatan ke luar kota terutama bagi para pegawai negeri sipil (PNS).

"Meskipun Cianjur sekarang sudah PPKM level 1, tapi dikeluarkan surat edaran untuk tetap dilakukan pembatasan. Mengingat kasus di Jawa Barat naik, dan jangan sampai di Cianjur juga kembali melonjak angka positifnya," kata Bupati Cianjur Herman Suherman, Selasa (1/2/2022).

Berdasarkan data dari situs covid-19.cianjurkab.go.id, tercatat saat ini ada 37 kasus aktif di Cianjur. Padahal di akhir tahun lalu angkanya di bawah 5 kasus.

"Makanya kita batasi kegiatan yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi memicu penyebaran COVID-19, salah satunya CFD kita tiadakan karena berpotensi terjadi kerumunan. Termasuk untuk kegiatan PTM juga dibatasi agar siswa tidak terpapar," ucap dia.

Khusus untuk PNS, lanjut Herman, saat ini diberlakukan juga larangna untuk bepergian ke luar kota. Pasalnya tercatat ada empat PNS, dimana dua diantaranya merupakan eselon II atau kepala dinas yang positif COVID-10 dan diduga merupakan varian omicron.

"Para pejabat tersebut sebelumnya melakukan perjalanan ke luar kota, sehingga sementara kita larang PNS untuk bepergian ke luar kota. Sedangkan untuk masyarakat diimbau agar mengurangi bepergian ke luar kota," tuturnya.

Herman berharap masyarakat mematuhi pembatasan tersebut agar Cianjur tetap menjadi zona hijau dan berada di PPKM level 1.

(yum/bbn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT