Aksi Anarkis GMBI di Polda Jabar, Ridwan Kamil: Tindak Tegas!

Wisma Putra - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 15:56 WIB
Walikota Bandung Ridwan Kamil mengunjungi markas Detikcom, Jakarta, Senin (11/8/2014). Kunjungannya ini dilakukan guna berdiskusi tentang kota Bandung.
Ridwan Kamil (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Bandung -

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyoroti aksi unjuk rasa ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang berujung ricuh di depan Mapolda Jabar, Kota Bandung.

Hal tersebut disampaikan Emil --sapaan Ridwan-- melalui akun Instagramnya @ridwankamil. Judul posting-an 'SANGAT MENYESALKAN' itu dilengkapi foto tulisan, video kericuhan dan foto massa GMBI bertelanjang dada usai ditangkap polisi.

Emil mendukung Polda Jabar menindak tegas dan menangkap pedemo yang bertindak anarkis. "Tindakan anarkis, perusakan dan pelecehan oleh kelompok ormas yang melakukan demonstrasi di depan Markas Polda Jawa Barat dan sangat mendukung tindakan tegas dan penangkapan dari kepolisian @humaspolda.jabar untuk mereka yang mengganggu ketertiban dan melanggar hukum," katanya.

Emil mengimbau kepada warga Jabar agar taat dan tidak melawan hukum. "Kita hidup di negeri hukum dan negeri yang welas asih. Sampaikan aspirasi dengan baik-baik dan tidak merusak fasilitas publik apalagi sampai melecehkan simbol institusi. Mari selalu menjaga kondusifitas Jawa Barat dan negeri ini. Hatur nuhun dan semoga menjadi pelajaran," kata Emil.

Sekadar diketahui, aksi demo massa GMBI berujung ricuh di depan Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (27/1). Massa merusak pagar Mapolda Jabar hingga ada yang menunggangi patung Maung Lodaya yang merupakan simbol Polda Jabar.

Total kini ada 731 orang yang ditangkap polisi. Termasuk seorang anggota GMBI yang menunggangi Maung Lodaya.

Demo digelar massa GMBI berkaitan dengan proses penanganan perkara bentrok ormas di Kabupaten Karawang yang menewaskan satu anggota GMBI, pada November 2021.

(wip/bbn)