Warga Robohkan Rumah Terdampak Pergerakan Tanah di Lebak Banten

Fathul Rizkoh - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 15:56 WIB
Rumah terdampak pergerakan tanah di Kampung Kebon Kelapa, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Lebak dirobohkan. (Foto: Fathul Rizkoh)
Rumah terdampak pergerakan tanah di Kampung Kebon Kelapa, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Lebak dirobohkan. (Foto: Fathul Rizkoh)
Lebak -

Salah satu rumah terdampak pergerakan tanah di Kampung Kebon Kelapa, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Lebak dirobohkan. Langkah ini dilakukan lantaran rumah sudah tidak layak untuk dihuni.

"Sudah enggak layak, mau ditinggali lagi juga bahaya," kata pemilik rumah, Mila kepada detikcom di lokasi, Jumat (28/1/2022).

Mila mengaku pergeseran tanah masih terjadi sejak semalam. Bunyi bangunan tergeser pun sangat terdengar.

Informasi yang dihimpun, perobohan bangunan dilakukan sejak pukul 08.30 WIB. Pantauan di lokasi, warga turut membantu merobohkan rumah. Dimulai dari memilah genteng dan kayu yang masih bisa digunakan. Kemudian warga mengikat tiang rumah dengan tali dan mulai dirobohkan.

"Iya lumayan masih bisa dipakai lagi. Kalau nanti roboh semuanya malah enggak bisa dipakai," ujarnya.

Sementara rumah milik Karman dan rumah produksi tahu yang juga terdampak saat ini belum ada penanganan lebih lanjut. Hanya saja, retakan pada bangunan terlihat lebih berjarak dari pantauan kemarin. Selain itu, kedua bangunan ini turut diberi garis polisi agar warga tidak mendekati daerah rawan.

Sebelumnya, pergerakan tanah terjadi pada Kamis (28/1/2022) sekitar pukul 15.00 WIB. Akibatnya, dua rumah dan satu rumah produksi tahu rusak akibat fenomena ini.

"Perlahan-lahan, ada suara 'trek-trek-trek' langsung pada keluar (anak-istri). Terasa (gerakan tanah) tapi enggak kencang pelan-pelan," ujar Karman salah satu pemilik rumah, kepada awak media di lokasi, Kamis (27/1/2022).

(yum/bbn)