Polisi Ungkap Tujuan Ormas GMBI Berunjuk Rasa di Polda Jabar

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 20:35 WIB
Ormas GMBI menendang pagar Polda Jabar
Ormas GMBI menendang pagar Polda Jabar (Foto: istimewa)
Bandung -

Aksi massa Ormas GMBI berdemo di depan Polda Jabar berujung anarkis. Kedatangan pedemo ke Polda Jabar itu berkaitan dengan kasus bentrok Ormas di Karawang beberapa waktu lalu.

"Demo ini karena adanya ketidakpuasan terhadap penanganan kasus pembunuhan yang terjadi di Karawang, pada bulan November 2021," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (27/1/2022).

Ibrahim menjelaskan, untuk perkara tersebut sebenarnya sudah ditangani. Bahkan, kata Ibrahim, perkara itu sudah dilimpahkan ke Kejaksaan alias P21.

"Di mana kasus tersebut sudah ditangani serta dikirim berkasnya ke JPU dan sudah tahap kedua pengiriman tersangka dan barang bukti sudah dikirim," tuturnya.

Ibrahim menegaskan penyidik Polda Jabar bersikap profesional dalam penanganan suatu perkara. Menurutnya, penyidik bekerja bukan karena ada intervensi dari manapun.

"Ditegaskan Polda serius menangani kasus tersebut dan kasus-kasus lainnya secara hati- hati dan profesional. Maksudnya di sini Polda bekerja bukan karena adanya tekanan dari seseorang mau pun kelompok ormas," ujar dia.

"Khususnya apabila dalam penegakan hukum tidak boleh ada intervensi sehingga tindakan yang dilakukan Polri ini adalah untuk menjaga kewibawaan Kepolisian republik Indonesia sebagai institusi negara," kata Ibrahim menambahkan.

Informasi dihimpun, aksi tersebut dilakukan oleh Ormas GMBI. Mereka melakukan aksi di depan Markas Polda Jawa Barat. Mereka melakukan perusakan fasilitas negara. Gerbang pagar Mapolda Jabar dirusak hingga area taman rusak akibat ulah anarkis Ormas GMBI.

Sebanyak 725 orang diamankan Polda Jabar usai aksi tersebut. Beberapa di antaranya positif narkoba hingga ada yang residivis.

(yum/bbn)