Muhammadiyah Jabar Turun Tangan Bereskan Polemik Aset di Karawang

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 15:23 WIB
Pengurus PC Muhammadiyah Karawang Barat
Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karawang (Foto: Yuda Febrian Silitonga/detikcom)
Karawang -

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat telah membentuk tim khusus untuk menyelesaikan permasalahan yang menjerat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karawang.

Ketua PWM Jabar H Suhada mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi mengenai dilaporkannya PDM Karawang atas kasus soal manipulasi dokumen aset organisasi.

"Kami sudah dapat informasi dan itu tengah ditangani melalui tim khusus di internal kami," kata Suhada saat dihubungi melalui telepon selular, Kamis (27/1/2022).

Suhada mengatakan, sampai saat ini masih belum bisa memutuskan terkait sanksi apa yang diberikan kepada pimpinan PDM Karawang. Pasalnya, saat ini PWM Jabar masih menunggu proses hukum yang berlaku.

"Kami belum bisa memberikan sanksi, karena prosesnya harus sesuai, dan tentunya harus jelas secara hukum juga," ucapnya.

Ia berharap permasalahan yang terjadi di PDM Karawang bisa segera selesai sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Tentunya kami berharap bisa segera selesai masalahnya dengan proses hukum yang berlaku," katanya.

Tokoh Muhammadiyah Karawang H Suta Rusmana mengungkapkan permasalahan soal aset Muhammadiyah yang dimanipulasi sudah terjadi sejak lama dan berputar di lingkup internal Muhammadiyah.

"Jadi sebenarnya di internal itu masalah soal aset Muhammadiya sudah ramai, dan saya menyikapinya tentunya harus diselesaikan secara kekeluargaan. Tapi karena mungkin upaya-upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil, akhirnya upaya jalur hukum lah yang dipilih," katanya.

"Saya berharap provinsi bisa menyelesaikan permasalahannya agar marwah organisasi ini bisa berjalan dengan pengurus-pengurus yang amanah," kata Suta.

Sebelumnya, Ketua PDM Karawang berinisial MK dilaporkan ke Polda Jabar atas dugaan manipulasi dokumen tanah milik organisasi menjadi atas nama pribadi. Ketua Pengurus Cabang (PC) Karawang Barat Nino Sukarno yang membuat laporan, menyebut ada dugaan penguasaan aset organisasi yang akan dilakukan MK.

"Saya mewakili PC untuk melaporkan inisial MK sebagai Ketua PD Muhammadiyah ke Polda karena (dugaan) perbuatannya memanipulasi dokumen tanah milik Muhammadiyah menjadi atas nama dirinya, dan diduga juga akan menguasai," kata Nino saat konferensi pers di Kafe Rebel Kopi, Senin (24/2/2022) kemarin.

Simak juga 'Di Balik Alasan Muhammadiyah Bangun Rumah Sakit di Bandung':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)