Heboh Bocah di Cianjur Disunat Gaib, Ini Penjelasan Dinkes

Ismet Selamet - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 17:37 WIB
Bocah di Cianjur alami fenomen sunat gaib.
Foto: Bocah di Cianjur alami fenomen 'sunat gaib' (Ismet Selamet/detikcom).
Cianjur -

Dirga Agustin bocah berusia 4 tahun asal Kampung Langansari, Kelurahan Sayang, Kabupaten Cianjur mengalami hal aneh, dimana alat kelaminnya tiba-tiba sudah disunat. Diduga bocah tersebut mengalami fenomena sunat gaib.

Nurindah Sinaga (42), ibu Dirga mengatakan kejadian aneh itu bermula ketika anaknya bermain bersama teman-temannya di halaman rumah. Senin (24/1) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Sekitar pukul 12.00 WIB atau setelah adzan dzuhur, anaknya mengeluh kesakitan di bagian kelaminnya.

"Kejadiannya itu sekitar pukul 12.00 WIB bertepatan dengan adzan dzuhur. Tiba-tiba dia kesakitan, saat bapaknya cek ternyata bentuknya sudah seperti hasil disunat, padahal anak saya belum disunat," ujarnya, Rabu (26/1/2022).

Nurindah mengaku awalnya masih tidak percaya. Bahkan dia sempat membawa anaknya keluar rumah untuk memastikan kelamin anaknya memang sudah disunat.

"Kalau di dalam rumah kan agak gelap, saya bawa keluar biar jelas. Ternyata benar anak saya sudah disunat, bentuknya juga rapi seperti disunat secara medis," ungkapnya.

Dia mengaku juga sempat menanyakan pada tokoh agama. Disebutkan jika anaknya mengalami fenomena sunat gaib.

"Katanya sunat gaib, dan memang kondisinya sudah disunat. Makanya dianjurkan untuk gelar syukuran," tuturnya.

Bahkan karena penasaran dengan kebenaran hal tersebut pihak keluarga membawanya ke tempat khitanan tradisional. Ia mengungkapkan, dari keterangan pihak khitanan bahwa anaknya tersebut memang telah disunat.

"Kata mereka (pihak khitanan) sih memang sudah disunat," ucap dia.

Nurindah mengaku bersyukur jika anaknya memang sudah disunat. Pasalnya selama ini dirinya belum menyunat anaknya lantaran terbentur biaya.

"Rencananya baru disunat kalau sudah ada uang. Tapi ternyata sekarang sudah disunat, jadi ada bersyukurnya juga, meskipun sempat heran," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Irvan Nur Fauzi mengatakan secara medis dirinya menduga bahwa peristiwa tersebut akibat mengerut pada preputium anak tersebut.

"Dalam dunia medis tidak ada sunat gaib, tapi secara anatomi, preputium anak tersebut mengerut sehingga terlihat seperti sudah disunat," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa preputium atau lipatan kulit yang retraktil pada glans penis yang akan dipotong dalam sirkumsisi mengalami pengerutan, dan itu tetap harus disunat lagi karena pengerutan bersifat sementara.

"Kita lihat aja perkembangannya, apakah benar benar sudah disunat atau hanya terjadi lipatan kulit saja yang sifatnya sementara," pungkasnya.

(mso/bbn)