Pemilu 14 Februari 2024, Ridwan Kamil: Saya Fokus Kerja!

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 14:51 WIB
ridwan kamil
Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Enggran Eko Budianto/detikcom).
Bandung -

Komisi II DPR RI menyetujui penyelenggaraan Pemilu tanggal 14 Februari 2024. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merespons soal penyelenggaraan pemilu itu. Apa kata dia?

"Terkait Pemilu yang sudah diketuk, saya kira pertanyaan Capres itu tinggi, tapi saya sampaikan fokus saya tetap akan bekerja ya," ucap Kang Emil sapaan akrabnya, Rabu (26/1/2022).

Kang Emil menuturkan di tahun 2022 ini dirinya masih akan fokus mengurus Jabar. Sebab, kata dia, banyak proyek-proyek yang selesai di tahun ini.

"Saya senang 2022 karena banyak kerjaan yang selesai. Jadi nanti berita dari saya kebanyakan, peresmian ini dan pembukaan itu, karena selama dua tahun terhenti Covid dan tahun 2022 tahun panen kinerja dan saya akan fokus membereskan hal tersebut," tuturnya.

Didorong Tokoh Sunda

Ridwan Kamil sendiri menyatakan siap maju ke Pilpres 2024. Sosok orang nomor satu di Jabar ini dinilai cocok merepresentasikan masyarakat Sunda.

"Sunda adalah Indonesia. Siapapun itu cocok. Orang sunda singer di atas pintar punya kemampuan bradaptasi yang tinggi dan Ridwan Kamil punya karakter itu," ujar Rektor Widyatama Obsatar Sinaga dalam keterangannya, Rabu (26/1/2022).

Dia mengatakan sosok Kang Emil merupakan sosok representasi tokoh Sunda. Dia menilai banyak program yang digagas bisa mengembalikan tata nilai kesundaan.

"Contoh ruang terbuka hijau dll itu merupakan tata nilai orang sunda yang senang menjaga alam, Wanadri paling bagus ada disini. Jadi kecintaannya terhadap alam, taman, itu tata nilai. Ridwan Kamil saya kira saat ini yang terbaik untuk orang Sunda," katanya.

Hal senada diungkapkan Guru Besar Komunikasi Politik UPI Karim Suryadi. Dia menyatakan selama ini orang Sunda tak memiliki simbol. Dengan adanya Kang Emil yang bertekad menyatukan Sunda, kata dia, hal itu patut diapresiasi.

"Saya melihat Presiden Amerika latar belakangnya gubernur. Kenapa, kalau kita buka catatan apapun yang dikerjakan oleh Presiden itu dikerjakan gubernur. Jadi itu jadi tangga," kata dia.

Karim menambahkan nilai ke Sundaan Kang Emil juga bisa dilihat dari hasil karyanya. Eks Wali Kota Bandung itu bisa menunjukkan sosok yang berakar pada tradisi budaya dan Islam.

"Tapi yang lebih menonjol visionernya. Saya melihat dari sisi itu dia adalah jawaban untuk Indonesia masa depan karena kita lihat perubahan yang sangat cepat menuntut pemerintahan yang dinamis sehingga ada manajemen perubahan yang cepat dengan agilitinya yang luar biasa itu poin penting dari sosok beliau," katanya.

Politisi senior Golkar sekaligus sesepuh Sunda, Popong Otje Djunjunan menyebut Kang Emil layak untuk berjuang di tingkat nasional. Golkar sendiri saat ini masih mendorong ketua umumnya untuk menjadi Presiden. Namun, apabila Golkar mendukung Kang Emil, dia mengaku akan mendukung penuh.

"Kalau Ketua Umum Golkar tidak mencalonkan, ya pasti Ceu Popong mendukung Ridwan Kamil," katanya.

(dir/mso)