Vaksinasi Booster Belum Dilaksanakan di Ciamis, Dinkes Ungkap Alasannya

Dadang Hermansyah - detikNews
Selasa, 25 Jan 2022 11:59 WIB
YOGYAKARTA, INDONESIA - JANUARY 13: A health worker prepares a dose of the AstraZeneca COVID-19 booster vaccine during the booster vaccination program on January 13, 2022 in Yogyakarta, Indonesia. While Southeast Asias vaccination programs have gathered pace, many countries in the region are yet to hit the high vaccination rates seen in developed nations. The emergence of Omicron in the region is adding to the urgency in countries like Indonesia, which has only fully vaccinated about 42 percent of its population as of last week, according to publicly available vaccination data. Some places in the region, such as Indonesia and Thailand, have rolled out a booster program alongside their primary vaccination programs in an attempt to aggressively bridge the gap. (Photo by Ulet Ifansasti/Getty Images)
Ilustrasi vaksin booster (Foto: Getty Images/Ulet Ifansasti)
Ciamis -

Vaksinasi booster COVID-19 untuk masyarakat Kabupaten Ciamis belum bisa dilaksanakan. Dinas Kesehatan Ciamis sampai hari ini belum menerima vaksin untuk dosis ketiga itu.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Ciamis Acep Joni mengatakan pelaksanaan vaksinasi booster belum dilakukan. Mengingat ketersediaan vaksin saat ini masih untuk dosis ke 1 dan 2. Pemerintah pusat dan provinsi hingga kini belum mengirim untuk dosis ketiga.

"Belum dilaksanakan pertimbangannya karena persiapan vaksin dan tenaga vaksinator. Saat ini masih melakukan vaksinasi dosis 1 dan 2 termasuk anak 6-11 tahun," ujar Acep Joni, Selasa (25/1/2022).

Menurut Ace, Dinas Kesehatan Ciamis telah mengajukan permintaan vaksin untuk booster kepada pemerintah provinsi dan pusat. Namun Acep tidak bisa memastikan vaksin tersebut didistribusikan ke Ciamis.

"Kami ajukan sebanyak 5.100 dosis sementara," katanya.

Meski demikian, Pemkab Ciamis kini terus melakukan vaksinasi untuk dosis 1 dan 2 termasuk untuk anak. Sampai dengan 24 Januari 2022, capaian vaksinasi dosis 1 mencapai 81,18 persen. Sedangkan untuk dosis kedua mencapai 46,22 persen.

Selain vaksinasi, Pemkab Ciamis pun terus mengingatkan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan ketat. Meski COVID-19 sudah landai, namun ada ancaman varian Omicron yang kini sudah ada di beberapa daerah di Jabar.

Sebelumya, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya meminta para ASN untuk jadi contoh masyarakat dalam penerapan prokes. Untuk mengingatkan hal itu, Herdiat pun melaksanakan apel langsung ke dinas-dinas. Menurut Herdiat dalam 3 bulan, kasus Covid-19 di Ciamis sudah zero.

"Jangan lalai untuk selalu menerapkan prokes dengan memakai masker. Semoga Omicron tidak ditemukan di Ciamis," pungkasnya.

(yum/bbn)