Pemkot Cimahi Siagakan Rumah Sakit dan Nakes Hadapi Omicron

Muhammad Iqbal - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 15:44 WIB
Poster
Ilustrasi varian Omicron (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)
Cimahi -

Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana menginstruksikan agar setiap rumah sakit bersiap menghadapi lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron. Varian tersebut diprediksi akan melonjak tinggi pada Februari hingga Maret 2022.

Hal itu menyusul ditemukannya kasus COVID-19 varian Omicron di Kota Cimahi. Sejauh ini, ada satu warga Kota Cimahi yang telah terkonfirmasi positif Omicron.

"Kita sampai bulan Maret ini harus siap, baik sarana prasarana serta rumah sakitnya," kata Ngatiyana di Pemkot Cimahi, Senin (24/1/2022).

Pemkot Cimahi sudah berkoordinasi dengan satgas tingkat bawah dan direktur rumah sakit umum daerah. Ngatiyana meminta agar setiap elemen pencegahan dan penanganan COVID-19 harus dalam keadaan siap.

Ada tiga rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Cimahi yang disiagakan yaitu RS Dustira, RSUD Cibabat dan RS Mitra Kasih. "Kita sudah perintahkan ke Dinkes dan Dirut RSUD, satu rumah sakit harus disiapkan ruangannya, ruangan perawatan, prasarana penanganan Covid, nakes, oksigen, termasuk obat obatan," tutur Ngatiyana.

Agar tidak kekurangan tenaga kesehatan, dia meminta segera melakukan perekrutan. Hal ini mengantisipasi terjadinya penularan kepada tenaga kesehatan secara masif.

Selain itu, tempat karantina yang berada di Cimenteng dan Baros kembali diaktifkan setelah kosong tidak ada pasien. "Tempat isolasi di Menteng dan Baros harus disiapkan. Jika ada lonjakan, kita mainkan (sudah siap)," kata Ngatiyana.

Sekadar diketahui, pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan memprediksi varian Omicron akan mengalami peningkatan kasus pada pertengahan Februari dan awal Maret 2022. Hal tersebut merupakan hasil pengamatan pemerintah pada kasus COVID-19 varian Omicron di Afrika Selatan.

(bbn/bbn)