Kasus Pelintir Ucapan Jenderal Dudung, Habib Bahar Belum Tersangka

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 12:05 WIB
Habib Bahar bin Smith memenuhi panggilan Polda Jawa Barat, Senin (3/1/2022). Dia akan diperiksa berkaitan dengan kasus ujaran kebencian.
Habib Bahar bin Smith (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung -

Selain menangani kasus penyebaran berita bohong Habib Bahar bin Smith, Polda Jabar tengah mengusut kasus ujaran kebencian yang diduga berkaitan dengan pelintir ucapan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. Untuk kasus tersebut, Bahar belum ditetapkan tersangka.

"Itu belum (tersangka)," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo saat dihubungi, Senin (24/1/2022).

Ibrahim menuturkan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi masih melakukan sejumlah klarifikasi ke sejumlah saksi hingga ahli.

"Masih dalam proses. Kita klarifikasi-klarifikasi," tutur dia.

Sekadar diketahui, Polda Jabar menerima pelimpahan perkara atas laporan dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh Bahar dari Polda Metro Jaya. Kasus dugaan pelintir ucapan Jenderal Dudung tersebut dilaporkan oleh habib Husein Shihab.

Habib Husin Shihab menjelaskan dirinya melaporkan Bahar Smith karena diduga telah memelintir pernyataan Jenderal Dudung soal 'Tuhan bukan orang Arab' yang ditayangkan melalui podcast Deddy Corbuzier. Menurut Husin, pelintiran Bahar Smith ini menimbulkan rasa kebencian individu atau kelompok.

"Pak Dudung mengatakan bahwa 'pakai Bahasa Indonesia saja, karena Tuhan kita bukan orang Arab, saya pakai Bahasa Indonesia, Yaa Tuhan, Yaa Allah SWT saya ingin membantu orang, saya ingin menolong orang', (menit: 01:02:37). Namun, ucapan pak Dudung soal 'Tuhan kita bukan orang Arab ini dipelintir', seolah-olah pak Dudung menyamakan Tuhan dengan manusia," ujar Husin Shihab dalam keterangan kepada wartawan, Senin (20/12).

(dir/bbn)