Muhammadiyah Bangun Rumah Sakit dan Masjid di Ciparay Bandung

Yuga Hassani - detikNews
Minggu, 23 Jan 2022 15:48 WIB
Muhamamdiyah Bangun Rumah Sakit di Ciparay Bandung
Peletakan batu pembangunan Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan (RSMBS) dan masjid di Jalan Raya Laswi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. (Foto: Yuga Hassani/detikcom)
Kabupaten Bandung -

Muhammadiyah melaksanakan peletakan batu pembangunan Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan (RSMBS) dan masjid di Jalan Raya Laswi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Minggu (23/1/2022). Kegiatan tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menko PMK Muhadjir Effendy, Syafii Maarif, Fahri Hamzah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan pembangunan RSMBS dan masjidnya merupakan wujud dari perluasan program Muhammadiyah. "Untuk menambah rumah sakit yang tadi menjadi 119 rumah sakit, dan poliklinik rencana sampai 1.000 klinik di Indonesia," ujar Haedar.

Pembangunan rumah sakit ini, kata Haedar, merupakan ikhtiar Muhammadiyah dalam pengembangan kesehatan bangsa. "Apa yang kami lakukan wujud dari ikhtiar kita Muhammadiyah dari tahun 1993, untuk membangun kesehatan bangsa. Jadi kalau mencerdaskan bangsa, kami juga telah bergerak di bidang ini, rumah sakit, poliklinik, sampai pelayanan-pelayanan kesehatan," tutur Haedar.

Pembangunan RSMBS dan masjid di Bandung selatan ini sejalan dengan pemikiran Bupati Bandung Dadang Supriatna. "Kenapa di Bandung selatan, karena di sini sebagaimana yang diinformasikan oleh bupati, masih memerlukan pengembangan untuk rumah sakit. Maka dengan letak yang strategis ini, insyaallah kita bisa membantu masyarakat. Tentu salah satunya adalah dengan BPJS, dan sebagainya," katanya.

Haedar memastikan pembangunan RSMBS dan masjid di kawasan Ciparay ini rampung dalam waktu yang secepatnya. "Insyaallah ini satu tahun selesai, dengan dana sekitar Rp 60 miliar," ucap Haedar.

Rumah sakit bertipe D ini didirikan di lahan seluas 1,1 hektare. Lahan yang saat ini dimanfaatkan seluas sekitar 0,6 hektare, terdiri bangunan RS empat lantai seluas 5.200 meter persegi, bangunan pendukung 1 lantai, dan masjid 2 lantai berkapasitas 350 jemaah.

Gedung utama diberi nama 'Gedung H Nafli Munaf', bangunan lainnya yakni 'Masjid Nyi Ayu Rina Adjrijanti', sebagai satu kesatuan dengan rumah sakit. Rumah sakit tersebut dilengkapi dengan lift hemat energi dan sistem daur ulang limbah yang dapat dipergunakan untuk menyiram tanaman. Ruang terbuka hijau dan penyerapan air hujan di halaman sangat diperhatikan agar tetap menjaga lingkungan alam dengan baik.

Fasilitasnya enam poliklinik umum dan spesialis, layanan kebidanan dan kandungan, layanan kegawatdaruratan, high care unit, radiologi, dan instalasi bedah dengan satu ruang operasi. Terdapat 21 kamar rawat inap dengan 59 tempat tidur dengan beberapa konfigurasi antara lain 1 kamar dengan 1, 2, 3, dan 5 tempat tidur untuk memberikan berbagai pilihan kepada masyarakat.

(bbn/bbn)