Gerebek Rumah Tempat Pengemasan Ciu, Polisi: Dikemas Seperti Air Mineral

Faizal Amiruddin - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 13:18 WIB
Polisi gerebek rumah yang dijadikan tempat pengemasan miras di Kota Tasikmalaya.
Foto: Polisi gerebek rumah yang dijadikan tempat pengemasan miras di Kota Tasikmalaya (Istimewa).
Tasikmalaya -

Polisi menggerebek sebuah rumah di Kota Tasikmalaya yang dijadikan tempat pengemasan minuman keras (miras) tradisional jenis ciu. Untuk mengelabui petugas, miras dikemas dalam cup layaknya air minum.

Rumah tersebut diketahui milik Rriki Herdiana (34) yang berada di wilayah Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Untuk mengelabui petugas, para pelaku mengemas ciu ke dalam cup ukuran 250 ml agar menyerupai air minum.

"Dipacking sedemikian rupa, kemasannya disamarkan seperti air mineral biasa. Ternyata di dalamnya minuman beralkohol," kata Kapolres Tasikmalaya AKBP Aszhari Kurniawan, Jumat (21/1/2022).

Azhari yang turun langsung melakukan penggerebekan mengatakan rumah berlantai dua itu memiliki ruangan khusus yang digunakan untuk memproduksi ciu kemasan tersebut.

Aktivitas pengemasan ciu itu melibatkan dua orang pegawai yang diketahui bernama Sani Muhajirin (33), warga Manonjaya Tasikmalaya dan Asep Ali (27), warga Kecamatan Purbaratu Tasikmalaya.

Dalam penggrebekan itu polisi mengamankan 1.100 ciu yang sudah dikemas seperti air mineral gelas dan 2 mesin pengemas minuman. Selain itu didapati pula 28 galon ciu.

Ciu yang dikemas dalam galon itu merupakan bentuk pengiriman dari Cilacap, Jawa Tengah. Sehingga pengiriman pun tersamarkan layaknya air mineral. Setelah sampai di Tasikmalaya, oleh Riki dikemas ulang dalam bentuk cup.

Setelah dikemas ciu kemasan cup 250 ml itu dijual ke warung penjual dengan harga Rp 10 ribu per botol.

Polisi sendiri melakukan penggerebekan setelah dalam beberapa kali razia malam Minggu menemukan ciu yang dikemas dalam cup dikonsumsi oleh anak-anak muda di Tasikmalaya.

"Dari temuan itu kemudian kami melakukan penelusuran dan penyelidikan, sehingga didapat temuan bahwa rumah inilah yang menjadi produsen ciu kemasan tersebut," kata Paur Humas Polres Tasikmalaya Kota Ipda Jajang Kurniawan.

Di tingkat konsumen, ciu kemasan cup itu dijual dengan harga Rp 15 ribu. Sehingga cukup terjangkau oleh kalangan remaja dan anak-anak. "Sehingga sangat membahayakan anak-anak muda kita, oleh karena itu kami melakukan penindakan," kata Jajang.

Dia menambahkan seluruh barang bukti sudah diamankan ke Mapolres Tasikmalaya Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. "Sudah dilakukan penindakan lebih lanjut. Barang bukti diamankan dan pelaku juga sudah diperiksa," kata Jajang.

(mso/mso)