Dear Pemprov Jabar, Jalan Lingkar Selatan Sukabumi Rusak-Berlubang

Siti Fatimah - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 11:39 WIB
Lokasi jalan yang rusak itu berada di Jalan Jalur Lingkar Selatan dan Jalan Pembangunan, Kota Sukabumi yang rusak dan berlubang
Kondisi rusak diJalur Lingkar Selatan dan Jalan Pembangunan, Kota Sukabumi. (Siti Fatimah/detikcom)
Sukabumi -

Sejumlah warga di Sukabumi mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah. Lokasi jalan yang rusak itu berada di Jalan Jalur Lingkar Selatan dan Jalan Pembangunan, Kota Sukabumi.

Dari pantauan detikcom di lokasi, jalanan itu biasa dilewati oleh kendaraan besar seperti bus antar kota dan truk. Sebagian jalan berlubang dan penuh dengan bebaturan.

Kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati dan memperhatikan kecepatan berkendara. Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang warga, Surya mengatakan, kondisi jalan rusak itu sudah terjadi sejak beberapa tahun yang lalu sebelum dimulainya pembangunan Fly over yang ada di Jalan Lingkar Selatan. Menurutnya, jalan rusak ini semestinya diperbaiki karena membahayakan.

"Ya kita ngeluh lah kondisi jalan begini, inginnya diperbaiki. Biar mobilitas itu lancar lah, enggak terganggu," kata Surya kepada detikcom, Jumat (21/1/2022).

Dia mengatakan, terkadang ada pengendara yang mengalami kecelakaan di jalan tersebut, terlebih pada malam hari.

"Ada juga, ada yang jatuh dari motor atau tabrakan. Malam apalagi, penerangan jalan juga kurang maksimal," ujarnya.

Warga lainnya, Fauzan (22) juga mengeluhkan hal serupa. Menurutnya, jalan yang biasa dilewati kendaraan besar ini sudah seharusnya mendapatkan perawatan.

"Ini kan jalannya suka dilewatin bus sama truk yang angkut barang, ya harusnya dapat perhatian khusus lah. Apalagi kondisinya sekarang banyak yang rusak terus masih batu-batu juga," kata dia.

Terpisah, Kepala Seksi Pembangunan UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah II Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Abdul Muiz mengatakan, perbaikan jalan provinsi ini terkendala anggaran. Menurutnya, perbaikan jalan biasanya dilakukan rutin setiap bulan sekali.

"Untuk perbaikan, seperti tambal sulam jalan rusak, perbaikan bahu jalan, itu merupakan pekerjaan rutin yang terkoneksi tiap bulannya. Hanya kemampuan dari anggaran rutin itu terbatas karena ada harga satuan per kilometer," kata Abdul.

(yum/bbn)