Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Sukabumi Terkendala Anggaran

Siti Fatimah - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 18:00 WIB
Peninjauan pembangunan Jalan Lingkar Selatan di Sukabumi.
Foto: Peninjauan pembangunan Jalan Lingkar Selatan di Sukabumi (Istimewa).
Sukabumi -

Pembangunan Jalan Lingkar Selatan yang menghubungkan beberapa ruas jalan di Kota dan Kabupaten Sukabumi terkendala anggaran. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono.

Sebagaimana diketahui, pembangunan tersebut awalnya ditargetkan selesai pada akhir tahun 2019 lalu. Pembangunan infrastruktur jalan itu dibagi dalam empat segmen termasuk di dalamnya jalan layang (flyover).

Bambang mengatakan dari segmen satu sampai empat secara umum sudah dapat berfungsi dan dapat digunakan oleh masyarakat. Sementara segmen empat dari Kecamatan Sukaraja sampai RM Nikmat Kabupaten Sukabumi masih terkendala anggaran untuk pembebasan lahan.

"Jadi gini kemarin itu harusnya selesai 2019 kemudian satu dan lain hal dan tahun 2020, tahun 2021 sudah dituntaskan. Sudah bisa nyambung Jalan Lingkar Sukabumi dari mulai Cibolang-Pelabuhan II, Pelabuhan II-Baros, Jalan Baros-Jalan Pembangunan," kata dia kepada detikcom, Kamis (20/1/2022).

Lebih lanjut, kendala anggaran itu untuk pembebasan lahan sekitar 800 meter. Anggaran yang dibutuhkan, kata dia, berkisar antara Rp 25 sampai Rp 28 miliar.

"Jadi memang ada rencana besar kita itu ingin Sukaraja (terhubung), persoalannya itu kita belum ada anggaran pembebasan lahannya. Ini kita akan coba usulkan kembali untuk pengajuan pembebasan tanah 800 meter lagi yang belum kita bebaskan. (Anggaran) sekitar Rp 25-Rp 28 miliar untuk pembebasan tanah ke Sukaraja," paparnya.

Menurutnya, proses pengusulan anggaran hingga pembangunan infrastruktur akan membutuhkan waktu yang panjang. Akan tetapi dia memastikan, tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur tersebut.

"Tentunya itu butuh proses yang cukup panjang untuk mengusulkan anggaran, terlebih infrastruktur fisiknya, baru pembebasan tanah," tuturnya.

Dia mengatakan, dengan adanya infrastruktur tersebut akan memangkas waktu tempuh dari Kabupaten Sukabumi menuju wilayah Kota Sukabumi atau sebaliknya menjadi setengah jam.

"Masyarakat Sukabumi ke arah Cibolang nggak usah ke arah kota. Dari jarak itu segmen 1-3 itu sekitar 6,7 (km) ditambah 6,9 (km). Kira-kira sekitar 13 kilometer. Mungkin bisa menghemat waktu setengah jam," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembangunan UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah II Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Abdul Muiz mengatakan pembangunan Jalan Lingkar Selatan tersisa segmen 4. Segmen tersebut dibangun dari Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi ke arah Rumah Makan Nikmat yang berlokasi di Jalan Raya Sukabumi-Bandung dengan jarak 5,5 kilometer. Saat ini, kata dia, progresnya masih dalam pengusulan anggaran.

"Khususnya segmen 4 ini kita belum ada pembebasan lahan kemudian konstruksi pun kami dalam proses pengusulan anggaran, usulan anggaran untuk pengadaan lahan dan konstruksi," kata Abdul dalam keterangannya yang diterima, Kamis (20/1/2022).

Dia melanjutkan sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pengerjaan Jalan Lingkar Selatan dari segmen satu sampai tiga. Namun, pandemi COVI-19 disebutnya sempat membuat pembangunan infrastruktur ini terhenti karena adanya refocusing anggaran.

Dihubungi terpisah, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan karena masih dalam tahap pembangunan maka belum dapat dipastikan kapan Jalan Lingkar Selatan itu akan diresmikan. Meski begitu, dia memastikan, peresmian flyover akan dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Sementara ini belum (waktu peresmian), rencananya akan sekaligus peresmian beberapa proyek kegiatan bersama Pak Gubernur (Ridwan Kamil) juga," ujarnya singkat saat dihubungi detikcom.

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Sukabumi, pada 21 Agustus 2019 lalu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan ground breaking pembangunan Flyover Jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi. Awalnya pembangunan Flyover itu ditargetkan selesai dalam waktu 160 hari kerja dengan anggaran Rp 33 miliar.

Adapun pembangunannya dibagi dalam empat segmen, segmen 1 dari Cibolang Kabupaten Sukabumi sampai Jalan Pelabuhan II Kota Sukabumi sepanjang 6,9 kilometer, segmen 2 dari Jalan Pelabuhan II sampai Jalan Baros sepanjang 2,2 kilometer, segmen 3 dari Jalan Baros sampai Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi sepanjang 4,4 kilometer dan terakhir segmen 4 dari Kecataman Sukaraja sampai RM Nikmat Kabupaten Sukabumi sepanjang 5,5 kilometer.

Nantinya, Jalan Lingkar Selatan ini digunakan sebagai jalan pintas yang menghubungkan jalan nasional ke arah Bogor dan Cianjur sepanjang 19 kilometer. Total jalan yang sudah selesai dibangun yaitu 13,5 kilometer.

(mso/mso)