Soal Laporan Arteria Dahlan, Polda Jabar: Bentuknya Pengaduan

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 21 Jan 2022 09:55 WIB
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo
Foto: Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo (Dony Indra Ramadhan/detikcom).
Bandung -

Arteria Dahlan dilaporkan Majelis Adat Sunda ke Polda Jabar atas ucapan copot Kajati gegara berbahasa Sunda. Polda Jabar menyebut laporan tersebut berbentuk pengaduan bukan Laporan Polisi (LP).

"Bentuknya yang kita terima adalah pengaduan," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi, Jumat (21/1/2022).

Ibrahim menuturkan meski berbentuk pengaduan, pihaknya akan menindaklanjuti. Namun langkah awal tindak lanjut tersebut berupa klarifikasi.

"Masih perlu klarifikasi," tutur dia

Pihaknya juga menyebut klarifikasi dilakukan untuk melihat sejauh mana pengaduan tersebut. Terlebih diketahui locus delicti atau lokasi kejadian berada di Jakarta.

"Karena seperti yang kita semua tahu bahwa kejadiannya di Jakarta," kata Ibrahim.

Sebelumnya, Majelis Adat Sunda melaporkan Arteria Dahlan ke Polisi. Mereka menilai ucapan Arteria sudah menyakiti perasaan masyarakat Sunda.

"Ini yang menyakitkan orang Sunda, saudara-saudara kita dari daerah lain juga merasa tersinggung, hari ini mungkin nasib jeleknya lagi menimpa orang Sunda, diperlakukan seperti itu. Tidak menutup kemungkinan di kemudian hari suku bangsa lain bakal dilakukan hal yang sama," ujar Pupuhu Agung Dewan Keratuan Majelis Adat Sunda Ari Mulia Sebagja.

Meski Arteria sudah meminta maaf, Majelis Adat Sunda tetap melanjutkan proses hukum. Hal ini, kata Ari, sebagai bagian membuat efek jera untuk tak lagi melakukan perbuatan yang menyakiti perasaan masyarakat.

"Kalau memaafkan, kami sudah memaafkan tapi kan harus ada pembelajaran apalagi anggota DPR RI melakukan tindakan tidak terpuji maka kami akan tetap melakukan proses hukum," ujar dia.

(dir/mso)