Pandemi Buat Penduduk Miskin Bertambah di Kawasan Perkotaan Banten

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 16:08 WIB
Pak Bunah tinggal di sebuah gubuk reyot di daerah Cilegon, Banten. Kakek 75 tahun itu pun telah puluhan tahun hidup dalam kondisi yang memprihatinkan.
Potret kemiskinan di Provinsi Banten (Foto: M Iqbal)
Serang -

Jumlah penduduk miskin di Banten yang meningkat sejak awal pandemi COVID-19, mengalami penurunan per September 2021 berdasarkan hasil survei BPS Provinsi Banten. Tapi, tren itu tidak terjadi di perkotaan yang malah meningkat setiap tahunnya.

Berdasarkan BPS, persentase penduduk miskin per September 2021 mencapai 6,50 persen atau sebanyak 852 ribu orang. Berkurang sebanyak 15 ribu orang jika dibandingkan dengan Maret 2020 atau masa awal pandemi.

"Kondisi penduduk miskin di Banten adalah secara persentase terpotret 6,50 persen, mengalami penurunan dibanding Maret 2021 yang tercatat 6,66 persen," kata Kepala BPS Banten Dody Herlando dalam keterangan yang dikutip detikcom, Selasa (18/1/2022).

Kondisi ini memang katanya membaik tapi belum pulih betul sejak pandemi COVID-19. Apalagi ada peningkatan gelombang varian delta yang memuncak di Juli-Agustus dan menurun di September 2021.

Tapi, kondisi menurunnya kemiskinan ini justru tidak terjadi di wilayah perkotaan di Banten. Terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin bahkan sejak September 2019.

Berdasarkan grafiknya, pada September 2019, penduduk miskin di perkotaan sebanyak 4 persen. Tapi kemudian naik menjadi 5,85 persen di September 2020.

Kondisi kenaikan pun terus terjadi di periode 2021. Pada Maret persentasenya naik menjadi 5,93 persen dan menjadi 6,04 persen di September 2021.

"Peningkatan kemiskinan lebih terjadi di perkotaan, bisa kita lihat evolusinya, sedangkan perdesaan mengalami penurunan dari Maret 2021 ke September 2021," ujarnya.

Ada beberapa faktor katanya yang membuat warga menjadi miskin. Untuk komoditi makanan, jutsu rokok kretek filter masih jadi komoditi makanan yang berpengaruh pada garis kemiskinan setelah kebutuhan akan beras.

Lihat uga video 'Di depan Jokowi, Said Aqil Sebut Masih Banyak Warga NU yang Miskin':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)